Laporan | lilis Setyadi : Editor | Witriyani
SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Menjelang agenda Pengukuhan dan Rapat Kerja (Raker) yang dijadwalkan berlangsung Selasa (14/4), Dewan Koperasi Wilayah (Dekopinwil) Jawa Tengah memantapkan konsolidasi organisasi di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Senin (13/4) malam.
Langkah konsolidasi ini menjadi sinyal serius penguatan kelembagaan sekaligus upaya mendorong optimalisasi peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Jawa Tengah.
Momentum pengukuhan kepengurusan baru tersebut diproyeksikan tidak sekadar seremoni, melainkan sebagai titik awal konsolidasi besar gerakan koperasi yang lebih terarah, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Agenda ini juga akan dihadiri Menteri Koperasi dan Wakil Menteri Pertanian.
Ketua Pimpinan Dekopinwil Jawa Tengah, Sri Hartini, menegaskan bahwa pengukuhan merupakan simbol komitmen kuat untuk membangun koperasi modern yang transparan dan berpihak pada anggota.
“Kami ingin menjadikan Dekopinwil sebagai rumah besar gerakan koperasi di Jawa Tengah. Dari sinilah lahir gagasan, edukasi, dan advokasi kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan riil pelaku koperasi,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya transformasi koperasi agar mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam hal digitalisasi, tata kelola profesional, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Program kerja harus berlandaskan nilai kemandirian, gotong royong, dan keadilan ekonomi. Koperasi tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus hadir sebagai solusi konkret dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat,” tegasnya.
Melalui Raker mendatang, Dekopinwil Jateng menargetkan lahirnya rekomendasi strategis yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menjadi bahan advokasi kebijakan kepada pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.
Dengan pengukuhan ini, Dekopinwil Jawa Tengah diharapkan semakin solid dan progresif dalam menjalankan peran sebagai motor penggerak edukasi perkoperasian, sekaligus garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan koperasi di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.(..)








