Ditinggal Tarawih, Rumah Warga Genuk Ungaran Barat Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp150 Juta!!

redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani

Kabupaten Semarang | Jejakkasusindonesianews.com
Sebuah rumah hunian milik warga di wilayah Kenangasari RT 04 RW 07, Kelurahan Genuk, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mengalami kebakaran pada Jumat malam (6/3/2026).

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh tungku kayu bakar yang lupa dimatikan saat ditinggal pemilik rumah menunaikan salat tarawih.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, mengungkapkan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.06 WIB dari pelapor bernama Bambang Supriyadi.

“Petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 21.09 WIB dan tiba di tempat kejadian kebakaran sekitar pukul 21.15 WIB,” ungkap Anang Sukoco.

Rumah yang terbakar diketahui milik Makarim (59) dengan ukuran bangunan sekitar 7 x 9 meter. Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar untuk melaksanakan salat tarawih.

Berdasarkan keterangan warga, sekitar pukul 21.00 WIB terdengar suara seperti petasan dari arah rumah korban. Saat dicek melalui jendela, terlihat kobaran api yang sudah mulai membesar dari dalam rumah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha memberikan pertolongan dan mengevakuasi pemilik rumah keluar dari bangunan. Sejumlah barang yang masih bisa diselamatkan juga sempat dikeluarkan oleh warga.

Api dengan cepat membesar karena di dalam rumah terdapat banyak tumpukan kayu yang digunakan sebagai bahan bangunan serta tungku kayu bakar yang masih menyala.

Petugas pemadam kebakaran dari beberapa unit regu langsung melakukan upaya pemadaman dibantu BPBD, TNI, Polri serta relawan gabungan Kabupaten Semarang.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB setelah dilakukan proses pemadaman dan pendinginan oleh petugas,” jelas Anang Sukoco.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.

Setelah memastikan kondisi benar-benar aman, seluruh personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran kembali ke posko pada pukul 00.30 WIB.

Pihak Damkar Kabupaten Semarang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan kompor atau tungku api, terutama saat meninggalkan rumah, guna mencegah terjadinya kebakaran.

Berita Terkait

Rem Blong di Turunan Maut! Truk Tepung Hantam 3 Kendaraan di Exit Bawen, Karambol Tak Terhindarkan!
Diduga Rem Blong, Truk Colt Diesel Muatan Susu Kaleng Terguling Usai Hantam Pembatas Jalan di Salib Putih
Longsor Kalialang ”  Respon Cepat Turun, Pengawasan Kawasan Rawan Disorot!!
LALAI BAKAR KABEL, DAPUR RUMAH DI CEPOGO LUDES TERBAKAR ” KERUGIAN TEMBUS Rp20 JUTA
DAPUR WARUNG DI GLADAGSARI LUDES TERBAKAR! DIDUGA REGULATOR GAS BOCOR
Diduga Sakit, IRT di Tuntang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
Nekat Seberangi Sungai Lusi Saat Berburu” Pemuda Grobogan Hanyut dan Masih Dicari!!
KRISIS LONGSOR GUNUNGPATI, 3 RUMAH HANCUR ”  7 LAINNYA DI AMBANG BENCANA!!

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:29

Rem Blong di Turunan Maut! Truk Tepung Hantam 3 Kendaraan di Exit Bawen, Karambol Tak Terhindarkan!

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:35

Diduga Rem Blong, Truk Colt Diesel Muatan Susu Kaleng Terguling Usai Hantam Pembatas Jalan di Salib Putih

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:37

Longsor Kalialang ”  Respon Cepat Turun, Pengawasan Kawasan Rawan Disorot!!

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:41

LALAI BAKAR KABEL, DAPUR RUMAH DI CEPOGO LUDES TERBAKAR ” KERUGIAN TEMBUS Rp20 JUTA

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:35

DAPUR WARUNG DI GLADAGSARI LUDES TERBAKAR! DIDUGA REGULATOR GAS BOCOR

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:16

Diduga Sakit, IRT di Tuntang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:07

Nekat Seberangi Sungai Lusi Saat Berburu” Pemuda Grobogan Hanyut dan Masih Dicari!!

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:52

KRISIS LONGSOR GUNUNGPATI, 3 RUMAH HANCUR ”  7 LAINNYA DI AMBANG BENCANA!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!