Tak Sesuai Standar, Sekolah Diminta Berani Tolak MBG di Jawa Tengah

redaksi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Teguh : Editor | M.Supadi 

SEMARANG|JKI – Sekretaris Jenderal DPW Ikatan Wartawan Olahraga Indonesia (IWOI) Jawa Tengah, Hendra, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini berjalan di berbagai daerah, termasuk di Jawa Tengah.
Menurut Hendra, program yang bertujuan meningkatkan status gizi anak didik tersebut masih menyisakan sejumlah persoalan di lapangan. Ia menilai, meski anggaran yang digelontorkan tidak sedikit, kualitas makanan yang diterima siswa kerap belum memenuhi standar gizi dan kelayakan.

“Program MBG memiliki niat baik, tetapi dalam pelaksanaannya masih ditemukan banyak kekurangan. Bahkan muncul keluhan di masyarakat terkait kualitas makanan yang dinilai tidak sesuai standar,” ujarnya dalam keterangan resmi di Semarang, Rabu (4/3/2026).

Hendra menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap penyedia makanan. Ia meminta agar setiap pihak yang tidak taat terhadap aturan dan standar yang ditetapkan pemerintah diberikan sanksi tegas.

Selain itu, sekolah sebagai penerima manfaat diminta lebih berani bersikap. Jika makanan yang dikirim tidak sesuai standar kualitas, kandungan gizi, maupun harga yang telah ditentukan, sekolah diminta tidak ragu untuk menolak.
Sebagai bentuk komitmen pengawasan publik, DPW IWOI Jawa Tengah membuka ruang aduan bagi masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program MBG.

“Program untuk kesejahteraan anak didik harus benar-benar tepat sasaran dan berkualitas. Evaluasi menyeluruh serta pengawasan berkelanjutan menjadi kunci agar tujuan program ini tercapai optimal,” pungkasnya.
Untuk informasi lebih lanjut: Sekretariat DPW IWOI Jawa Tengah
Jl. Kedung Batu Timur No. 129,

Berita Terkait

Pohon Tumbang Akibat Hujan Deras, Satu Mobil Rusak di Jalan Suratmo Semarang
Polisi Tegaskan Remaja Tewas Tertembak di Makassar Karena Kelalaian, Bukan Unsur Sengaja
Dua Korban Lahar Dingin Ditemukan Tewas, Dua Penambang Masih Dalam Pencarian di Lereng Gunung Merapi
Banjir Lahar Dingin Terjang Sungai Senowo, 4 Warga Magelang Hilang Digulung Material Gunung Merapi
Rem Blong di Turunan Exit Bawen! Truk Paket Mengamuk, 9 Kendaraan Dihantam Sekaligus
Truk Box Diduga Rem Blong di Turunan Exit Tol Bawen, 9 Motor dan 1 Mobil Ditabrak, 8 Orang Luka
Oleng Hindari Lubang, Motor Masuk Kolong Trailer: Nyawa Melayang di Tengaran
Mobilio Oleng di SPBU Bener Sragen, 6 Orang Tersungkur Luka!

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:50

Tak Sesuai Standar, Sekolah Diminta Berani Tolak MBG di Jawa Tengah

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:38

Pohon Tumbang Akibat Hujan Deras, Satu Mobil Rusak di Jalan Suratmo Semarang

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:06

Polisi Tegaskan Remaja Tewas Tertembak di Makassar Karena Kelalaian, Bukan Unsur Sengaja

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:40

Dua Korban Lahar Dingin Ditemukan Tewas, Dua Penambang Masih Dalam Pencarian di Lereng Gunung Merapi

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:47

Banjir Lahar Dingin Terjang Sungai Senowo, 4 Warga Magelang Hilang Digulung Material Gunung Merapi

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:32

Rem Blong di Turunan Exit Bawen! Truk Paket Mengamuk, 9 Kendaraan Dihantam Sekaligus

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:32

Truk Box Diduga Rem Blong di Turunan Exit Tol Bawen, 9 Motor dan 1 Mobil Ditabrak, 8 Orang Luka

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:30

Oleng Hindari Lubang, Motor Masuk Kolong Trailer: Nyawa Melayang di Tengaran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!