DEMAK|JKI – Dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak menunjukkan kepedulian dengan menjenguk korban kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya. Korban bernama Eko Miranti (43), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, yang tengah menjalani perawatan di RSUD Sunan Kalijaga Demak, Kamis (5/2/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Demak AKP Thoriq Aziz, sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada korban kecelakaan.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan serta mendoakan agar korban segera diberikan kesembuhan. Ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujar AKP Thoriq.
Selain menjenguk korban, jajaran Satlantas Polres Demak juga memberikan edukasi terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas, sebagai bagian dari upaya preventif menekan angka kecelakaan di jalan raya.
AKP Thoriq menjelaskan, kecelakaan terjadi di Jalan Umum Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, tepatnya di KM 21.900 jalur Semarang–Kudus. Peristiwa bermula saat korban mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox H 6061 XN dari arah Kudus menuju Semarang.
“Korban berpindah dari lajur kiri ke lajur kanan tanpa memastikan kondisi lalu lintas di belakangnya. Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda CB 150R H 6318 QE yang dikendarai Mardopo Tri Utomo (24) menabrak dari arah belakang,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Lebih lanjut, AKP Thoriq menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 yang berlangsung mulai 2 hingga 15 Februari 2026 menargetkan berbagai pelanggaran lalu lintas berisiko tinggi, di antaranya tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, berkendara di bawah umur, serta pelanggaran batas kecepatan.
“Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, sehingga angka kecelakaan dapat diminimalisir,” pungkasnya.
(Mulyono)






