Di Hadapan Dewan Juri AK PWI Pusat, Bupati Blora Tuai Apresiasi Tinggi atas Pemajuan Ajaran Samin!!

redaksi

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM- Bupati Blora Arief Rohman menuai apresiasi tinggi dari lima Dewan Juri Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK PWI) Pusat 2026 saat mempresentasikan komitmen pelestarian Ajaran dan Budaya Samin, di Gedung PWI Pusat lantai 4, Jumat (9/1/2026).

Apresiasi diberikan lantaran Arief Rohman dinilai berani, konsisten, dan inklusif dalam mengangkat budaya Samin sebagai identitas daerah, meski secara latar belakang dikenal sebagai seorang Gus dan ahli sholawat.


“Mas Arief ini seorang Gus, tetapi masyarakatnya Samin. Yang menarik, beliau justru menerapkan nilai-nilai Samin dalam pemerintahannya, dan tidak malu mengakui Blora sebagai tanah Samin,” tegas Yusuf Susilo Hartono, Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat sekaligus Dewan Juri AK PWI 2026.

Menurut Yusuf, nilai paling menonjol dari ajaran Samin adalah kejujuran, yang kini telah diinternalisasikan Bupati Blora ke dalam tata kelola pemerintahan daerah.

“Kejujuran Samin ini sudah diterapkan di OPD. Harapannya, seluruh aparatur bekerja jujur, apa adanya, dan tidak menyalahgunakan wewenang,” imbuhnya.

Atas konsistensi tersebut, Dewan Juri sepakat menetapkan Bupati Blora Arief Rohman sebagai Kepala Daerah Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026. Penghargaan berupa Trofi Abyakta dan Piagam akan diserahkan pada Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, 9 Februari 2026.

Dewan Juri Lintas Disiplin Sepakat
Lima Dewan Juri AK PWI Pusat 2026 berasal dari lintas profesi dan disiplin seni-budaya, yakni:
Dr. Nungki Kusumastuti (Dosen IKJ, penari, artis film)

Agus Dermawan T (Pengamat dan penulis seni budaya, penerima Anugerah Kebudayaan RI)
Sudjiwo Tejo (Seniman, budayawan, anggota Tim Pakar PWI Pusat)
Akhmad Munir (Dirut LKBN Antara, Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030)
Yusuf Susilo Hartono (Wartawan senior, pelukis, penyair)
Penetapan ini tertuang dalam Berita Acara Nomor: 538/PWI-P/LXXXIX/I/2026, mengusung tema “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Media dan Pers.”Dorongan Tetapkan Busana Samin sebagai Pakaian Adat

Dalam sesi penilaian, Agus Dermawan T secara terbuka mendorong Pemerintah Kabupaten Blora untuk menetapkan busana Samin sebagai pakaian adat resmi daerah.
“Pakaian Samin memiliki kekhasan yang kuat. Sudah saatnya ditetapkan sebagai pakaian adat Blora,” ujarnya.

Menanggapi masukan tersebut, Bupati Arief Rohman menyatakan akan mengkaji dan berkoordinasi dengan tim serta pemangku kepentingan budaya.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Dewan Juri, tim penyusun, PWI Blora dan PWI Jateng. Ini kebanggaan bagi kami. InsyaAllah kami hadir di HPN 2026 Banten untuk menerima Trofi Abyakta dan piagam AK PWI Pusat,” ucap Arief.
Budaya dan Pers Harus Sejalan

Menutup presentasinya, Bupati Blora menegaskan bahwa Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 bukan semata tentang prestasi, melainkan momentum memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dan kebebasan pers.

“Penghargaan ini kami harapkan menjadi pemicu semangat bagi pemerintah daerah, insan pers, budayawan, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun Blora yang berakar pada nilai budaya, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.[Rahmawati]

Berita Terkait

Galian C di Sei Dalu-Dalu Disorot, DPRD dan PTSP Temukan Aktivitas Diduga Belum Berizin Dekat Jembatan dan Tanggul Rp11,6 Miliar
FPI, Pimpinan Dayah dan Tokoh Masyarakat Temui DPRK Aceh Timur, Soroti Penguatan Syariat Islam dan Lonjakan Perceraian
Beutong Memanas! GMBI Aceh Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Sebelum Konflik Meluas!!
25 Liter Pertalite, Ancaman 6 Tahun Penjara ” Ketika Konsistensi Penegakan Hukum Dipertanyakan!!
7 Bulan Pasca Banjir, Korban dan Pelaku UMKM di Aceh Timur Pertanyakan Kejelasan Bantuan Jadup dan Stimulan
KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap
Duel Seru di Loyalty Mini Soccer, Wasit Aceh Timur Tumbangkan Legend Referee Sumut 7-5
Masa Muda Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora Diabdikan untuk Memburu Pelaku Kejahatan dan Memperkuat Intelijen Kepolisian

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:15

Galian C di Sei Dalu-Dalu Disorot, DPRD dan PTSP Temukan Aktivitas Diduga Belum Berizin Dekat Jembatan dan Tanggul Rp11,6 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 21:45

FPI, Pimpinan Dayah dan Tokoh Masyarakat Temui DPRK Aceh Timur, Soroti Penguatan Syariat Islam dan Lonjakan Perceraian

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:42

Beutong Memanas! GMBI Aceh Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Sebelum Konflik Meluas!!

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:49

25 Liter Pertalite, Ancaman 6 Tahun Penjara ” Ketika Konsistensi Penegakan Hukum Dipertanyakan!!

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:25

7 Bulan Pasca Banjir, Korban dan Pelaku UMKM di Aceh Timur Pertanyakan Kejelasan Bantuan Jadup dan Stimulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10

KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:36

Duel Seru di Loyalty Mini Soccer, Wasit Aceh Timur Tumbangkan Legend Referee Sumut 7-5

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:24

Masa Muda Kombes Pol. Dr. H. Joseph Ananta Pinora Diabdikan untuk Memburu Pelaku Kejahatan dan Memperkuat Intelijen Kepolisian

Berita Terbaru

error: Content is protected !!