BOYOLALI | JejakKasusIndonesiaNews.com- Semangat gotong royong kembali hidup di awal tahun 2026. Warga RT 01/RW 01 Dukuh Nganjung-anjung, Desa Ngablak, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, secara swadaya melakukan perbaikan pengecoran sekaligus pembersihan jalan lingkungan yang menjadi akses utama menuju lahan pertanian, Minggu (awal Januari 2026).
Tanpa dukungan proyek pemerintah, warga bahu-membahu sejak pagi hari. Jalan yang sebelumnya sempit dan kurang layak kini tampak lebih lebar, bersih, dan fungsional. Akses tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas pertanian warga, khususnya dalam mendukung kelancaran distribusi hasil panen.
Menariknya, seluruh kegiatan ini dibiayai dari dana pribadi masyarakat. Hal ini menjadi bukti nyata kuatnya rasa memiliki dan kemandirian warga desa dalam membangun lingkungannya sendiri.
Di tengah kegiatan kerja bakti, terdapat seorang relawan yang memberikan kontribusi signifikan, namun memilih tidak disebutkan namanya. Sikap tersebut mencerminkan nilai ketulusan dan kepedulian sosial yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat.
Ketua RW 01 Dukuh Nganjung-anjung, Suparno, yang turut terjun langsung di lokasi, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar pembangunan fisik.
“Ini bukan hanya memperbaiki jalan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menguatkan kebersamaan warga Nganjung-anjung. Harapannya, akses yang baik ini dapat memperlancar aktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan warga ke depan,” ujarnya.
Aksi gotong royong warga Nganjung-anjung di awal tahun 2026 ini menjadi cermin bahwa nilai kebersamaan masih tumbuh subur di pedesaan Boyolali. Dari jalan kecil di perkampungan, perubahan nyata untuk kesejahteraan bersama terus diupayakan.
Penulis :Suyatno






