Laporan |Yogie
KENDAL |Jejakkasusindonesianews.com- Hingga hari pertama pencarian berakhir, misteri hilangnya seorang warga di aliran Sungai Kali Kuto, Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, masih gelap. Tim gabungan yang dikerahkan penuh oleh Polsek Rowosari belum menemukan jejak korban, meski penyisiran air dan darat telah dilakukan secara intensif.
Pencarian berlangsung sejak Selasa (23/12/2025) dan ditutup dengan apel konsolidasi sekitar pukul 16.30 WIB di Balai Desa Jatipurwo. Apel dipimpin langsung Kapolsek Rowosari AKP Setyo Dwi Utomo, melibatkan unsur TNI, Basarnas, BPBD, PMI, pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat setempat.
Tak tanggung-tanggung, tiga perahu dikerahkan menyisir Sungai Kali Kuto. Dua perahu fokus ke arah muara, sementara satu perahu menyisir titik terakhir korban terlihat. Di darat, unit K9 Polres Kendal diterjunkan, anjing pelacak menyusuri tanggul sungai hingga area persawahan di sekitar lokasi yang diduga menjadi jalur pergerakan korban.
“Pencarian hari ini sudah dilakukan secara maksimal, baik melalui jalur air maupun darat. Namun sampai sore ini, korban belum ditemukan,” tegas AKP Setyo Dwi Utomo kepada awak media.
Hasil pencarian sementara telah disampaikan kepada pihak keluarga korban. Polisi memastikan operasi pencarian tidak berhenti, dan akan kembali dilanjutkan pada Rabu pagi (24/12/2025) dengan evaluasi pola pencarian sesuai kondisi lapangan.
“Kami tidak akan berhenti. Besok pencarian dilanjutkan dengan strategi yang disesuaikan. Polri bersama seluruh unsur berkomitmen penuh untuk menemukan korban,” ujarnya.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan Polsek Rowosari, Tim K9 Polres Kendal, TNI AD dan AL, Basarnas, BPBD, PMI Kendal dan PMI Batang, pemerintah kecamatan dan desa, serta relawan dan warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, publik menanti hasil nyata dari upaya pencarian di Kali Kuto—sungai yang kini menjadi pusat perhatian warga Kendal.(..)






