Dapur Gizi Jatijajar Mandek! Dana Pemerintah Tak Cair, Ribuan Warga Kehilangan Hak Makanan Bergizi

redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Semarang | Jejakkasusindonesianews.com- 
Program yang digadang-gadang sebagai penyelamat gizi masyarakat justru tersendat di tengah jalan. Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, resmi menghentikan sementara operasional dapur gizinya sejak 14 Desember 2025. Penyebabnya satu: dana bantuan pemerintah belum juga cair.(18/12]

Akibat kelambanan pencairan anggaran tersebut, ribuan warga kini tak lagi menerima asupan makanan bergizi, sementara relawan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan terpaksa menganggur tanpa kepastian upah.
Keputusan penghentian operasional itu tertuang dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani Kepala SPPG Jatijajar, Muhammad Taufiq Bashir, S.Sos, pada Senin (15/12/2025).

“Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa hambatan pencairan dana telah dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dan pihak terkait lainnya.

Saat dikonfirmasi Jejakkasusindonesianews.com, Kamis (18/12/2025), Taufiq tak menutupi kekecewaannya.Proposal sudah kami ajukan sejak tiga minggu lalu, tapi sampai sekarang dana belum cair. Di Kabupaten Semarang saja, tercatat ada 13 dapur gizi yang belum bisa beroperasi,” ujarnya dengan nada prihatin.

Ia menegaskan, keterlambatan ini bukan karena proposal ditolak, melainkan karena pencairan dana dari pemerintah pusat dilakukan tidak serentak, sehingga menimbulkan ketidakpastian di lapangan.

“Ada yang cair hari ini, ada yang kemarin, ada yang belum sama sekali. Kami di daerah tidak bisa memastikan kapan dana turun,” keluhnya.
Menurut Taufiq, pengajuan anggaran dilakukan melalui koordinator wilayah (Korwil) Jawa Tengah, kemudian data diinput ke sistem dan diteruskan ke BGN pusat. Namun hingga kini, proses tersebut tak kunjung menghasilkan pencairan yang dinantikan.

2.602 Penerima Manfaat Jadi Korban
Dampak dari mandeknya operasional ini sangat serius. Sebanyak 2.602 penerima manfaat di dapur gizi SPPG Jatijajar kini kehilangan akses makanan bergizi, sebuah kondisi yang ironis di tengah gencarnya narasi program perbaikan gizi nasional.

Tak hanya warga, para relawan juga menjadi korban kebijakan yang tak kunjung tuntas. Mereka tak bisa bekerja dan otomatis tak menerima upah, meski kebutuhan hidup tetap berjalan.

“Kami berharap masyarakat bisa memahami. Kami ingin beroperasi kembali secepatnya. Relawan kami tidak bekerja dan tidak digaji, sementara penerima manfaat sangat membutuhkan layanan ini,” ungkap Taufiq.

Pihak SPPG Jatijajar mengaku terus berkoordinasi dengan BGN, termasuk melalui pengisian ulang data via Korwil Jawa Tengah, dengan harapan pencairan dana bisa segera dilakukan.
Di tengah ketidakpastian ini, Taufiq menyampaikan permohonan maaf dan harapan kepada masyarakat.

“Kondisi ini bukan kehendak kami. Kami sangat berharap situasi segera pulih agar layanan gizi bisa kembali berjalan. Apalagi di akhir tahun juga ada mekanisme pengembalian sisa dana ke BGN,” tutupnya.

Dikutiplaman: Gemabangsa.com
(Red&Tiem)

Berita Terkait

Lapas Purwodadi Gandeng IPWL Al Ma’laa, Program Pasca Rehabilitasi Fokus Cetak Warga Binaan Produktif
Gudang Rosok di Tengah Permukiman Pabelan Disorot, Warga Minta Pemkab Bertindak Tegas
Rutan Salatiga Gandeng Kelurahan” Program Desa Binaan Jadi Jalan Baru Pembinaan Warga Binaan
Dari Balik Jeruji ” 25 Warga Binaan Rutan Salatiga Asah Skill Batik untuk Masa Depan Mandiri!
Rutan Salatiga Tertibkan Data WBP : NIK Diverifikasi, Biometrik Direkam Demi Bekal Kembali ke Masyarakat
LAPAS PURWODADI TEGASKAN KOMITMEN! HBP KE-62 JADI MOMENTUM KERJA NYATA DAN PELAYANAN PRIMA TANPA KOMPROMI
HBP ke-62 Menggema di Rutan Salatiga: Aksi Sosial dan Soliditas Jadi Bukti Nyata Pengabdian
Tak Tunggu Parah” Rutan Salatiga Gerak Cepat Rujuk WBP Positif DB dan Tipes ke RS DKT Dr. Asmir

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:12

Lapas Purwodadi Gandeng IPWL Al Ma’laa, Program Pasca Rehabilitasi Fokus Cetak Warga Binaan Produktif

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:31

Gudang Rosok di Tengah Permukiman Pabelan Disorot, Warga Minta Pemkab Bertindak Tegas

Kamis, 30 April 2026 - 11:58

Rutan Salatiga Gandeng Kelurahan” Program Desa Binaan Jadi Jalan Baru Pembinaan Warga Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 09:54

Dari Balik Jeruji ” 25 Warga Binaan Rutan Salatiga Asah Skill Batik untuk Masa Depan Mandiri!

Selasa, 28 April 2026 - 12:47

Rutan Salatiga Tertibkan Data WBP : NIK Diverifikasi, Biometrik Direkam Demi Bekal Kembali ke Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 17:29

LAPAS PURWODADI TEGASKAN KOMITMEN! HBP KE-62 JADI MOMENTUM KERJA NYATA DAN PELAYANAN PRIMA TANPA KOMPROMI

Senin, 27 April 2026 - 13:06

HBP ke-62 Menggema di Rutan Salatiga: Aksi Sosial dan Soliditas Jadi Bukti Nyata Pengabdian

Sabtu, 25 April 2026 - 13:11

Tak Tunggu Parah” Rutan Salatiga Gerak Cepat Rujuk WBP Positif DB dan Tipes ke RS DKT Dr. Asmir

Berita Terbaru

error: Content is protected !!