Laporan :M.Supadi
Kabupaten Semarang | Jejakkasuskndonesianews.com – Menjelang akhir tahun 2025, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang tercatat menembus angka Rp686 miliar. Capaian ini mencerminkan kinerja positif Pemerintah Kabupaten Semarang dalam mengelola keuangan daerah sepanjang tahun berjalan.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, Rudibdo, menjelaskan bahwa realisasi PAD tersebut bersumber dari berbagai sektor, antara lain pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.
“Capaian PAD hingga Desember 2025 menunjukkan tren yang positif dan mendekati target yang telah ditetapkan. Kontribusi terbesar masih berasal dari sektor pajak daerah,” ujar Rudibdo, Rabu (17/12/2025).
Ia menambahkan, optimalisasi pendapatan dilakukan melalui peningkatan pengawasan, digitalisasi sistem pembayaran, serta intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah. Selain itu, sektor pariwisata dan usaha jasa dinilai turut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD.
Pemerintah Kabupaten Semarang berharap capaian PAD tersebut dapat mendukung pembiayaan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Ke depan, Pemkab berkomitmen terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.(..)






