Laporan:Witriyani
SALATIGA|Jejakkasusindonesianews.com –Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan bagi Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Terbaru, Rutan meluncurkan program “Tiyang Panutan”, sebuah terobosan layanan konseling terpadu yang melibatkan berbagai lembaga strategis.
Program tersebut menggandeng Kementerian Agama Kota Salatiga, universitas, yayasan keagamaan, pondok pesantren, gereja, hingga lembaga bantuan hukum untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada para warga binaan.
Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, menegaskan bahwa program ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tahanan akan layanan yang berorientasi pada keagamaan, psikologi, dan pendampingan hukum.
“Tiyang Panutan kami luncurkan untuk memperkuat layanan keagamaan, psikologi, dan bantuan hukum. Ini bagian dari komitmen kami memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Anton, Jumat (05/12).
Tekanan Psikologis Tahanan Jadi Sorotan
Anton menjelaskan bahwa konseling psikologi menjadi perhatian utama, mengingat banyak tahanan baru yang masuk dalam kondisi tertekan dan rawan stres.
“Konseling ini penting untuk mengidentifikasi masalah yang mereka hadapi agar tidak mengalami tekanan berlebih dan tetap merasa aman,” jelasnya.
Selain itu, layanan bantuan hukum pro bono juga disediakan bagi tahanan yang belum memahami proses persidangannya. Ditambah dengan layanan keagamaan yang memperkuat mental dan spiritual, program ini dirancang sebagai satu paket pembinaan terpadu.
Dukungan Penuh dari Akademisi
Program ini mendapatkan respons positif dari dunia akademik. Dekan Psikologi UKSW, Dr Sri Aryanti Kristianingsih, menyambut baik kolaborasi tersebut.
“Kami sangat mendukung program Tiyang Panutan. Ini memberi dampak besar bagi tahanan dari aspek psikis, mental, ibadah, hingga akses bantuan hukum gratis,” ujarnya.
Komitmen Pelayanan Profesional
Rutan Salatiga menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berkeadilan.
Rutan juga memastikan akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak guna memperkuat fungsi pembinaan dan pelayanan publik.(,,)






