Maraknya Prostitusi Liar di Desa Plebon, Gresik” Meresahkan Masyarakat

redaksi

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik – Praktik prostitusi liar yang semakin merajalela di Desa Plebon, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Aktivitas ilegal ini bahkan berlangsung hingga dini hari, tanpa mengindahkan aturan hukum yang berlaku.

Berdasarkan penelusuran awak media  pada 15 Februari 2025, sebuah warung milik seorang wanita bernama Dea diduga menjadi tempat transaksi prostitusi. Setidaknya tiga wanita, salah satunya bernama Rizki, terlihat berada di lokasi. Ironisnya, meski beroperasi secara terang-terangan, tidak ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat.

Kondisi ini semakin diperburuk dengan dugaan keterlibatan oknum aparat. Salah satu warung di lokasi tersebut disebut-sebut dimiliki oleh anggota Polsek Duduk Sampeyan, yang justru turut terlibat dalam bisnis haram ini. Masyarakat pun semakin kecewa dengan sikap pihak desa dan kepolisian yang terkesan membiarkan praktik tersebut terus berjalan.

Menanggapi situasi ini, Direktur Utama  Erlangga Setiawan, SH, mengeluarkan pernyataan tegas. Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan konkret dari aparat terkait, ia dan timnya akan menggelar aksi massa besar-besaran.

“Saya akan mengerahkan ratusan massa bersama seluruh pimpinan redaksi media di Jawa Timur untuk mendesak aparat bertindak. Jika Polsek Duduk Sampeyan dan Satpol PP tetap diam, kami tidak akan tinggal diam,” tegas Erlangga pada 16 Februari 2025.

Lebih lanjut, redaksi Jatim Nusantara News berencana mengonfirmasi langsung kepada Kapolsek Duduk Sampeyan, Kapolres Gresik, Kapolda Jawa Timur, serta pihak-pihak terkait lainnya guna mendapatkan kejelasan mengenai langkah hukum yang akan diambil.

Masyarakat berharap aksi ini bisa membuka mata aparat agar segera menindak tegas praktik prostitusi liar yang mencoreng nama baik wilayah mereka. Apakah langkah hukum akan benar-benar dilakukan, ataukah aparat tetap bungkam? Semua kini bergantung pada respons pihak berwenang.

(Angger S)

Loading

Berita Terkait

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!