Jatuh dari Pohon Kelapa” Penderes di Kutasari Purbalingga Meninggal Dunia

redaksi

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbalinga –  Seorang penderes meninggal dunia akibat jatuh dari pohon kelapa saat menyadap nira di Desa Candinata, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Minggu (16/6/2024) pagi. Penderes tersebut jatuh dari pohon kelapa setinggi kurang lebih 15 meter.

Kapolsek Kutasari Iptu Heru Riyanto mengatakan korban bernama Sukamso Sukin (57) pekerjaan penderes, warga Desa Candinata RT 12 RW 2, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga



“Korban jatuh saat sedang menyadap nira di kebun kelapa miliknya sendiri hingga menyebabkan meninggal dunia,” jelasnya.

Menurut kapolsek, kejadian korban jatuh dari pohon kelapa diketahui pertama kali oleh saksi bernama Raswen (61) warga desa setempat. Saat itu, sekira jam 05.30 WIB, saksi yang berada di depan rumah mendengar suara seperti ranting patah diikuti suara benda jatuh.

“Saat dilakukan pengecekan oleh saksi  didapati korban sudah dalam keadaan tergeletak dengan posisi terlentang di bawah pohon kelapa,” ungkap kapolsek.

Mendapati kejadian itu, saksi kemudian berteriak meminta tolong. Korban yang dalam kondisi sudah tidak bergerak dievakuasi warga ke rumahnya. Kemudian korban diperiksa oleh bidan desa dan diketahui sudah meninggal dunia.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh perangkat desa ke Polsek Kutasari. Polisi dari Polsek Kutasari yang datang kemudian melakukan pemeriksaan di TKP. Bersama tenaga kesehatan Puskesmas Kutasari, kemudian melakukan pemeriksaan jenazah korban.

“Hasil pemeriksaan jenazah tidak ditemukan tanda kekerasan yang mengarah tindak pidana. Korban mengalami cedera leher dan benturan pada kepala belakang akibat terjatuh dari pohon,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban setiap hari pergi menyadap nira pada pukul 05.00 WIB. Korban memiliki riwayat sakit asam urat di kakinya yang sering kambuh.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat khususnya para penderes untuk berhati-hati saat melakukan pekerjaannya. Mengingat beberapa hari terakhir cuaca hujan menyebabkan pohon kelapa menjadi licin. Dengan kehati-hatian semoga peristiwa tersebut tidak terulang kembali.

(Humas Polres Purbalingga)

(Kang Adi)

Loading

Berita Terkait

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!