Laporan | M.Supadi
KAB SEMARANG | JEJAJAKKASUSINDONESIANEWS.COM –Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap II Tahun 2026 resmi dibuka di Dusun Kunci Putih, Desa Jatirunggo,
Kecamatan Pringapus, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati Semarang Ngesti Nugroho, Wakil Bupati Nur Arifah, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening, serta Komandan Kodim Salatiga Fajar Hapsari Nugroho, yang dalam kegiatan tersebut turut didampingi Danramil 15 Bergas Kapten Arm Utomo.
Program TMMD akan berlangsung selama 30 hari dengan mengusung sasaran fisik dan non-fisik. Untuk sasaran fisik, dilakukan pembangunan infrastruktur berupa pengerasan jalan sepanjang kurang lebih 348 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 cm.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menunjang akses pendidikan, memperlancar distribusi ekonomi, serta mendukung aktivitas pertanian warga.
Sementara itu, sasaran non-fisik mencakup pembinaan generasi muda, penyuluhan keluarga, serta edukasi masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, minuman keras, hingga pencegahan pernikahan dini.
Program ini juga melibatkan lintas sektor, termasuk dukungan dari instansi terkait dalam penyuluhan keluarga berencana.
Selain kegiatan pembangunan, bantuan sosial turut disalurkan kepada masyarakat, seperti bibit ikan, tanaman alpukat, bantuan susu untuk anak-anak, hingga kursi roda bagi warga disabilitas.
Sumber anggaran TMMD berasal dari APBD Provinsi dan Kabupaten dengan total sekitar Rp528 juta. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Antusiasme warga Desa Jatirunggo terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Bahkan, pada momen pembukaan turut ditampilkan kesenian lokal sebagai bentuk pelestarian budaya atau nguri-uri budaya”
Program TMMD sendiri bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong percepatan pembangunan desa melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh target pembangunan baik fisik maupun non-fisik dapat tercapai optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.







