Laporan |Kang Adi
UNGARAN | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM
Bupat Semarang menghadiri kegiatan Sedekah Desa (Merti Desa) yang diselenggarakan oleh masyarakat RW 4 hingga RW 6 Kalidoh, Desa Langesari, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus ikhtiar bersama dalam melestarikan tradisi leluhur, Sabtu malam.
Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri unsur Forkopimcam Ungaran Barat, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga RW 4, RW 5, dan RW 6 yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan adat.
Semarak Sedekah Desa semakin terasa dengan pagelaran wayang kulit sebagai puncak acara. Pertunjukan seni tradisional ini menjadi warisan budaya adiluhung yang sarat makna, tuntunan, dan nilai kebersamaan, sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat setempat.(24/1]
Dalam sambutannya, Bupati Semarang menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga RW 4 sampai RW 6 Kalidoh yang terus menjaga tradisi Sedekah Desa secara turun-temurun. Menurutnya, Merti Desa tidak hanya menjadi ungkapan syukur, tetapi juga momentum mempererat persatuan dan gotong royong masyarakat.
“Tradisi Sedekah Desa harus terus dijaga dan dilestarikan, karena menjadi perekat sosial serta identitas budaya masyarakat,” ujar Bupati Semarang.
Panitia kegiatan menyampaikan bahwa Sedekah Desa ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan sebagai ungkapan syukur atas hasil bumi, keselamatan warga, serta doa bersama demi kesejahteraan masyarakat Desa Langesari.
Masyarakat berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta menjadi warisan budaya bagi generasi mendatang.






