Barantin–BPOM Teken Kesepahaman, Perkuat Tembok Pengawasan Pangan Nasional

redaksi

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rahmawati

JAKARTA / Jejakkasusindonesianews.com Dua lembaga strategis negara, Badan Karantina Indonesia (Barantin) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), resmi menyatukan langkah. Kepala Barantin, Sahat M. Panggabean, dan Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menandatangani kesepahaman bersama untuk memperkuat sinergi pengawasan karantina hewan, ikan, tumbuhan, hingga obat dan makanan, Jumat (12/9/2025) di Jakarta.

Kesepahaman ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi strategi kunci memastikan produk yang beredar di tanah air aman, sehat, dan bermutu. Publik pun diharapkan lebih terlindungi dari ancaman pangan ilegal maupun obat-obatan tanpa izin edar.

“Penandatanganan ini segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan, termasuk joint inspection di border,” tegas Sahat dalam sambutannya.

Lebih jauh, ia menyebutkan kerja sama ini meliputi digitalisasi layanan untuk pertukaran data, harmonisasi standar dan regulasi, serta penguatan laboratorium pengujian di bidang obat dan makanan yang bersumber dari hewan, ikan, maupun tumbuhan.

Tak berhenti di situ, Barantin juga menggandeng BPOM lewat kerja sama teknis antara Balai Besar Uji Standar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BBUSKHIT) dengan Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional BPOM. “Ini bentuk implementasi nyata, bukan wacana,” tegas Sahat.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, pun menekankan urgensi pengawasan terpadu ini. Ia mengingatkan bahwa produk konsumsi yang dijual daring kerap masuk bebas dari luar negeri. “Kalau kerja sama kita kuat di pre-border, maka semua barang konsumsi yang masuk ke Indonesia akan lebih terjamin keamanannya,” tandasnya.

Kesepahaman ini disambut positif publik, sebab menyangkut ketahanan pangan nasional dan perlindungan konsumen. Dengan sinergi Barantin–BPOM, diharapkan tidak ada lagi celah bagi produk berbahaya masuk dan mengancam kesehatan masyarakat.

Acara penandatanganan turut dihadiri Sekretaris Utama Barantin serta jajaran deputi dari kedua lembaga.[..]

 

Berita Terkait

Darurat Kecanduan Gadget Anak, Yayasan Pendidikan ABANA Gaungkan “Detoks Digital” dari Semarang
Lestarikan Tradisi Leluhur, Bupati Semarang Hadiri Sedekah Desa RW 4 Kalidoh Langesari
PD PWI LS Demak Awali 2026 dengan Apel Pasukan Baret Merah dan Laskar Sabilillah, Perkuat Disiplin dan Kesiapsiagaan
Latih Kepemimpinan Gen-Z, JSIT Jawa Tengah Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045
Pelantikan PAKASA Salatiga 2026–2031 Teguhkan Peran Budaya sebagai Penjaga Moral Zaman
Jeritan Satlinmas Tak Boleh Diremehkan: Kesejahteraan Masih Terpinggirkan!!
Dituding Terlibat Pembuangan Tinja Manusia, Tim SAD Tegas Bantah: Itu Hoaks!
TP PKK Kota Salatiga Gandeng Industri, PT Kievit Indonesia Disiapkan Jadi Mitra Strategis Penanganan Stunting

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 11:28

Darurat Kecanduan Gadget Anak, Yayasan Pendidikan ABANA Gaungkan “Detoks Digital” dari Semarang

Senin, 26 Januari 2026 - 01:15

Lestarikan Tradisi Leluhur, Bupati Semarang Hadiri Sedekah Desa RW 4 Kalidoh Langesari

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:58

PD PWI LS Demak Awali 2026 dengan Apel Pasukan Baret Merah dan Laskar Sabilillah, Perkuat Disiplin dan Kesiapsiagaan

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:40

Latih Kepemimpinan Gen-Z, JSIT Jawa Tengah Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:40

Pelantikan PAKASA Salatiga 2026–2031 Teguhkan Peran Budaya sebagai Penjaga Moral Zaman

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:49

Jeritan Satlinmas Tak Boleh Diremehkan: Kesejahteraan Masih Terpinggirkan!!

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:29

Dituding Terlibat Pembuangan Tinja Manusia, Tim SAD Tegas Bantah: Itu Hoaks!

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:27

TP PKK Kota Salatiga Gandeng Industri, PT Kievit Indonesia Disiapkan Jadi Mitra Strategis Penanganan Stunting

Berita Terbaru

error: Content is protected !!