WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi

redaksi

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani 
SEMARANG  |  JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM  – Pemerintah Kota Semarang bersiap menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, sebagai tindak lanjut edaran dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia per 1 April 2026.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan bahwa kebijakan ini akan disesuaikan dengan kondisi daerah, terutama untuk memastikan efektivitas serta tidak mengganggu pelayanan publik.

Menurutnya, penerapan WFH ini berfokus pada upaya efisiensi, khususnya dalam penghematan bahan bakar minyak (BBM). Pengurangan aktivitas ke kantor dinilai dapat menekan mobilitas ASN, sehingga berdampak langsung pada konsumsi BBM.

“Ini sebenarnya tata cara untuk melakukan penghematan terhadap penggunaan BBM. Jadi outcome-nya ketika kita mengurangi kegiatan di kantor adalah pengurangan BBM,” ujarnya, Rabu (1/4).

Meski demikian, tidak semua ASN akan menjalankan WFH. Sejumlah layanan vital yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap diwajibkan beroperasi secara penuh, seperti fasilitas kesehatan dan layanan perizinan.

“Ada beberapa yang memang tidak boleh WFH, di antaranya rumah sakit dan layanan perizinan. Harus tetap ada yang dibuka supaya roda pemerintahan tetap berputar di hari Jumat,” tegasnya.

Pemkot Semarang juga tengah menyusun petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan, termasuk sistem pengawasan terhadap pelaksanaan WFH. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nantinya diminta menghitung dan melaporkan potensi efisiensi BBM yang dapat dicapai.

Hasil perhitungan tersebut akan menjadi dasar dalam penyesuaian anggaran pada perubahan APBD mendatang.

Kendati fokus pada efisiensi, Agustina menekankan bahwa kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun. Pemerintah akan merumuskan pola kerja yang tepat agar masyarakat tetap mendapatkan layanan optimal.

“Pelayanan harus tetap terjaga. Masyarakat harus tetap terlayani dengan baik, tidak boleh ada yang macet,” tandasnya.

Terkait pengawasan, ia menegaskan perlunya sistem yang terintegrasi dan tidak bertumpu pada satu pihak saja.

“Ini harus ada pola sistem tertentu yang kita putuskan cepat. Wali kota tidak bisa mengawasi sendiri, inspektorat juga tidak bisa mengawasi sendiri,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah
Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani
Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat
Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Petugas Verifikasi Kabupaten Blora Dituding Memberatkan UMKM, Kebijakan Pajak Dinilai Tak Sesuai Aturan Pusat
Batik, Lingkungan, dan Karakter: 157 Siswa Stella Matutina Siapkan Karya untuk Hari Batik Nasional!!
Buka Pelatihan Digital Marketing, Wawali Dorong UMKM Salatiga Naik Kelas

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:20

WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Sabtu, 1 November 2025 - 23:34

Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Sabtu, 1 November 2025 - 09:28

Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Oktober 2025 - 12:19

Petugas Verifikasi Kabupaten Blora Dituding Memberatkan UMKM, Kebijakan Pajak Dinilai Tak Sesuai Aturan Pusat

Senin, 22 September 2025 - 21:07

Batik, Lingkungan, dan Karakter: 157 Siswa Stella Matutina Siapkan Karya untuk Hari Batik Nasional!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!