TPS Cabean Disikat! Kapolres Demak Turun Langsung, Sampah Jadi Alarm Serius Program Presiden

redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |M.Supadi 
DEMAK|Jejakkasusindonesianews.com  – Persoalan sampah yang kian menggunung dan terkesan dibiarkan akhirnya mendapat respons tegas dari aparat negara. Kepolisian Resor (Polres) Demak turun langsung membersihkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara di Desa Cabean, Kecamatan Demak, Selasa (10/2/2026), sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan kerja bakti ini dipimpin langsung Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, bukan sekadar seremoni. Sebanyak 150 personel Polres Demak, mulai dari pejabat utama, satuan fungsi, hingga Polsek jajaran, diterjunkan ke lapangan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak dan perangkat Desa Cabean.

Langkah ini menjadi sinyal keras bahwa persoalan sampah bukan isu remeh, melainkan ancaman serius bagi kesehatan, lingkungan, dan tata kelola daerah.

“Ini bukan sekadar kerja bakti. Ini bentuk komitmen Polri mendukung program prioritas Presiden, khususnya Gerakan Indonesia ASRI,” tegas AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra di lokasi kegiatan.

Kapolres menegaskan, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan peringatan keras soal krisis sampah nasional. Hampir seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan over kapasitas paling lambat tahun 2028 jika tidak ada langkah konkret dan berkelanjutan.
Realitas tersebut, menurut Kapolres, tidak bisa lagi ditangani dengan retorika atau kegiatan simbolik.

“Masalah sampah sudah kritis. Harus ditangani bersama, lintas sektor. Pemerintah, aparat, dan masyarakat tidak bisa saling menunggu,” ujarnya.
Polres Demak, lanjutnya, ingin memberi contoh bahwa institusi negara harus berada di barisan depan, bukan sekadar mengimbau.
Sementara itu, Kepala Desa Cabean Ahmad Sholikin mengakui bahwa kolaborasi dengan Polres Demak dan DLH menjadi dorongan kuat bagi desa untuk bergerak lebih serius dalam pengelolaan lingkungan.

“Kami apresiasi langkah Polres Demak. Ini bukan kegiatan biasa, tapi peringatan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Kami akan lanjutkan dengan gotong royong rutin melibatkan warga,” tegasnya.

Kerja bakti di TPS Cabean ini menjadi tamparan halus bagi pihak-pihak yang masih abai terhadap persoalan sampah. Jika aparat keamanan saja turun tangan, pertanyaannya: siapa lagi yang masih mau menutup mata?
Gerakan Indonesia ASRI bukan slogan. Ini perintah, dan waktunya bertindak.

Berita Terkait

Lapas Purwodadi Lantik Pejabat Manajerial, Kalapas Tekankan Inovasi dan Pelayanan Humanis
Double Momentum! Peringati HPN dan HUT ke-8 IWOI, Ratusan Nasi Bungkus Dibagikan di Jalan Pahlawan Semarang
Wujudkan Pelayanan Prima, Rutan Salatiga Perkuat Komitmen Menuju WBBM
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah
MBG Wonosobo Diperluas: 78 Dapur Aktif, Target Tembus 100 — BGN Awasi Ketat, Masyarakat Diminta Jangan Diam
Izin Tak Jelas Bertahun-tahun, Operasional Dusun Semilir Diadukan ke Presiden
Uang Mengalir, Izin Tak Jadi: Dugaan Suap Tambang di Bantarpanjang Diselidiki Polres Kuningan
Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Aktivitas Galian C di Sidomukti Kendal Disorot Warga dan Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:26

TPS Cabean Disikat! Kapolres Demak Turun Langsung, Sampah Jadi Alarm Serius Program Presiden

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:28

Lapas Purwodadi Lantik Pejabat Manajerial, Kalapas Tekankan Inovasi dan Pelayanan Humanis

Senin, 9 Februari 2026 - 17:21

Double Momentum! Peringati HPN dan HUT ke-8 IWOI, Ratusan Nasi Bungkus Dibagikan di Jalan Pahlawan Semarang

Senin, 9 Februari 2026 - 11:06

Wujudkan Pelayanan Prima, Rutan Salatiga Perkuat Komitmen Menuju WBBM

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:26

MBG Wonosobo Diperluas: 78 Dapur Aktif, Target Tembus 100 — BGN Awasi Ketat, Masyarakat Diminta Jangan Diam

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:34

Izin Tak Jelas Bertahun-tahun, Operasional Dusun Semilir Diadukan ke Presiden

Senin, 2 Februari 2026 - 21:57

Uang Mengalir, Izin Tak Jadi: Dugaan Suap Tambang di Bantarpanjang Diselidiki Polres Kuningan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!