KENDAL | jejakkasusindonesianews.com- Bulan suci Ramadan yang seharusnya menjadi momentum memperkuat iman dan ketertiban sosial justru tercoreng. Praktik judi togel dilaporkan kian menggila di berbagai titik wilayah Kabupaten Kendal, berlangsung terang-terangan tanpa sentuhan hukum.
Pantauan lapangan pada Jumat (20/2/2026) menemukan sedikitnya empat kios di Komplek Pasar Kota Kendal secara terbuka melayani transaksi kupon togel. Aktivitas dimulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga 22.00 WIB, nyaris tanpa jeda dan tanpa terlihat adanya patroli ataupun penertiban.
Jenis perjudian yang diperjualbelikan antara lain togel HK berlogo “Kuda Lari” serta putihan. Pembeli datang silih berganti. Polanya rapi, sistematis, dan terkesan terorganisir — seolah praktik ilegal ini telah berubah menjadi rutinitas yang dianggap lumrah.
Tak hanya di pusat kota, aktivitas serupa dilaporkan menjamur di Pasar Srogo (Brangsong), Desa Sumberrejo, Komplek JBL Kaliwungu, Weleri hingga Pasar Boja. Warga menyebut operasional berjalan konsisten setiap hari.

“Sudah lama seperti ini. Sekarang malah makin berani. Ramadan pun tidak jadi penghalang,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Sorotan tajam juga mengarah pada dugaan keberadaan kantor pusat jaringan togel di jalur Pantura, dekat Jembatan Kalikuto, Desa Sambungsari, Kecamatan Weleri. Lokasi tersebut disebut-sebut masih aktif dan menjadi simpul distribusi jaringan perjudian yang lebih besar.
Konfirmasi Mandek, Publik Bertanya
Upaya konfirmasi kepada Kapolres Kendal, Hendry Susanto Sianipar, dilakukan pada Minggu (22/2/2026) pukul 10.24 WIB melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan yang diberikan meski pesan terpantau terkirim dan terbaca.
Hal serupa terjadi saat konfirmasi diajukan kepada Kasat Reskrim Polres Kendal, Bondan Wicaksono. Tidak ada respons maupun klarifikasi resmi.

Sikap diam ini justru memantik pertanyaan publik. Minimnya penjelasan membuka ruang spekulasi liar di tengah masyarakat. Meski belum ada bukti adanya pembiaran, absennya tindakan nyata menimbulkan kesan lemahnya pengawasan di wilayah hukum Kendal.
Desakan Penindakan Tanpa Kompromi
Sejumlah elemen masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan operasi terpadu dan menyasar seluruh titik perjudian tanpa pandang bulu.
Perjudian bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi stabilitas sosial, ekonomi keluarga, serta moral generasi muda. Jika praktik ini terus dibiarkan, bukan hanya ketertiban yang dipertaruhkan, tetapi juga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Awak media bersama sejumlah elemen masyarakat disebut tengah menyiapkan surat resmi berisi tuntutan penindakan tegas, serta meminta dukungan moral dari tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Kendal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Polres Kendal terkait langkah konkret yang akan diambil.
Ramadan seharusnya menjadi momentum pembersihan diri dan lingkungan. Publik kini menanti ,apakah aparat akan bertindak tegas, atau praktik togel akan terus menggila di depan mata?
[Tiem&Red]






