Laporan | Witriyani
BOYOLALI |JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM– Menjelang pelaksanaan Tes Jago dan Pengesahan Warga Baru PSHT P16 Cabang Boyolali, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan silaturahmi dan koordinasi bersama Ketua PSHT P16 Cabang Boyolali, Komarudin, S.T., beserta jajaran pengurus di Gedung Serbaguna Komplek Perkantoran Kecamatan Gladagsari, Jumat (26/6/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis Polres Boyolali untuk memperkuat sinergi sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan pengesahan yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Boyolali Kompol Sholikin, S.H., Kasat Reskrim AKP Indrawan Wira Saputra, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Intelkam AKP Anis Arofah, S.H., Kapolsek Ampel IPTU Edhy Nugroho, S.H., M.H., Kapolsubsektor Gladagsari IPTU M. Arifin, S.H., serta jajaran pengurus PSHT Cabang Boyolali.
Dalam arahannya, AKBP Indra Maulana Saputra mengapresiasi hubungan baik yang selama ini terjalin antara Polri dan PSHT. Namun, ia mengingatkan seluruh pengurus agar aktif mengendalikan anggotanya, termasuk mengantisipasi kedatangan penggembira dari luar daerah yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Kegiatan pengesahan merupakan agenda sakral organisasi. Jangan sampai tercoreng oleh tindakan yang melanggar hukum. Hindari minuman keras, penggunaan knalpot brong, konvoi yang mengganggu masyarakat, maupun segala bentuk tindakan provokatif,” tegas Kapolres.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Polres Boyolali telah menyiapkan pola pengamanan terpadu dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis, termasuk pengaturan arus lalu lintas dan lokasi parkir, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Boyolali, Komarudin, menyatakan pihaknya siap mendukung upaya Polri dalam menjaga situasi tetap kondusif. Seluruh warga PSHT diimbau untuk menjunjung tinggi persaudaraan, tidak mudah terprovokasi, serta mematuhi seluruh ketentuan yang telah disepakati.
Melalui koordinasi ini, Polres Boyolali berharap pelaksanaan Tes Jago dan Pengesahan Warga Baru PSHT P16 Cabang Boyolali menjadi contoh kegiatan organisasi yang tertib, aman, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Boyolali.







