Satgas Pengendalian Harga Beras Cek Stabilitas Harga dan Stok di Pasar Tradisional maupun Pasar Modern Boyolali

redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI | jejakkasusindonesianews.com – Dalam rangka menjaga kestabilan harga dan ketersediaan beras di wilayah Jawa Tengah, Satgas Pengendalian Harga Beras Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan pemantauan langsung di Kabupaten Boyolali, Kamis (23/10/2025).

Tim gabungan tersebut terdiri dari unsur Polda Jawa Tengah, Polres Boyolali, Dinas Ketahanan Pangan, Disdagperin, Dinas Pertanian, Bulog, serta DPMPTSP. Kegiatan kali ini dipimpin oleh IPTU F. Bayu Raharjo (Polres Boyolali) bersama IPDA Hery Susanto (Ditreskrimsus Polda Jateng) dan sejumlah perwakilan instansi terkait.

Pemantauan dilakukan di sejumlah titik strategis, baik pasar tradisional maupun pasar modern, di antaranya Pasar Sunggingan Boyolali, Swalayan Luwes, dan Superindo Boyolali.

Harga dan Stok di Pasar Tradisional Stabil

Di Kios Keris milik Sdri. Krisna, tim mendapati harga beras premium dijual Rp14.500/kg, medium Rp13.500/kg, dan beras SPHP Rp12.000/kg. Stok yang tersedia pun dinilai mencukupi, yakni Premium 200 kg, Medium 500 kg, dan SPHP 400 kg. Harga dan kualitas beras dinyatakan sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kondisi serupa juga ditemukan di Kios Bu Sri Rahayu, dengan harga jual premium dan medium sama, serta stok yang cukup besar — Premium 750 kg, Medium 500 kg, dan SPHP 250 kg.

Sementara itu, di Kios Ibu Yani Lombok, harga beras premium dijual Rp14.800/kg, medium Rp12.500/kg, dan SPHP Rp12.000/kg. Meski sedikit di atas rata-rata, harga tersebut masih tergolong wajar dan kualitas beras dinilai sesuai standar.

Pemantauan di Pasar Modern

Pada Swalayan Luwes, tim mendapati harga beras premium dijual Rp15.400/kg — melampaui batas HET. Swalayan ini tidak menjual beras medium maupun SPHP, dengan stok beras premium sebanyak 200 kg.

Sementara di Swalayan Superindo, harga beras premium dijual Rp14.900/kg dan SPHP Rp12.500/kg, dengan stok tersedia Premium 1.000 kg dan SPHP 10 kg. Harga tersebut dinilai masih dalam batas kewajaran.

Teguran dan Pemantauan Lanjutan

Dari hasil pengecekan lapangan, Satgas menilai bahwa secara umum stok beras di Boyolali mencukupi dan harga masih sesuai dengan HET. Namun terhadap pedagang atau toko yang menjual di atas harga eceran tertinggi, Satgas memberikan teguran tertulis dan akan melakukan pemantauan lanjutan secara berkala.

Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto melalui Kasat Reskrim AKP Indrawan Wira Saputra menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga beras tetap terjaga di pasaran.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang wajar dan kualitas yang baik. Untuk itu, pengawasan akan terus dilakukan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara sepihak,” ujar Kapolres melalui Kasat Reskrim.

Satgas Pengendalian Harga Beras juga mengimbau agar pedagang dan distributor tetap mematuhi kebijakan HET serta menjaga ketersediaan pasokan menjelang akhir tahun, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan inflasi daerah dapat ditekan.

Pewarta : Yogie PS

 

 

Berita Terkait

Elevasi Curam dan Truk Bertonase Besar Picu Risiko Kecelakaan Silayur, Pemkot Semarang Perkuat Pengendalian Jalan
Lapas Purwodadi Gandeng IPWL Al Ma’laa, Program Pasca Rehabilitasi Fokus Cetak Warga Binaan Produktif
Gudang Rosok di Tengah Permukiman Pabelan Disorot, Warga Minta Pemkab Bertindak Tegas
Rutan Salatiga Gandeng Kelurahan” Program Desa Binaan Jadi Jalan Baru Pembinaan Warga Binaan
Dari Balik Jeruji ” 25 Warga Binaan Rutan Salatiga Asah Skill Batik untuk Masa Depan Mandiri!
Rutan Salatiga Tertibkan Data WBP : NIK Diverifikasi, Biometrik Direkam Demi Bekal Kembali ke Masyarakat
LAPAS PURWODADI TEGASKAN KOMITMEN! HBP KE-62 JADI MOMENTUM KERJA NYATA DAN PELAYANAN PRIMA TANPA KOMPROMI
HBP ke-62 Menggema di Rutan Salatiga: Aksi Sosial dan Soliditas Jadi Bukti Nyata Pengabdian

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:29

Elevasi Curam dan Truk Bertonase Besar Picu Risiko Kecelakaan Silayur, Pemkot Semarang Perkuat Pengendalian Jalan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:12

Lapas Purwodadi Gandeng IPWL Al Ma’laa, Program Pasca Rehabilitasi Fokus Cetak Warga Binaan Produktif

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:31

Gudang Rosok di Tengah Permukiman Pabelan Disorot, Warga Minta Pemkab Bertindak Tegas

Kamis, 30 April 2026 - 11:58

Rutan Salatiga Gandeng Kelurahan” Program Desa Binaan Jadi Jalan Baru Pembinaan Warga Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 09:54

Dari Balik Jeruji ” 25 Warga Binaan Rutan Salatiga Asah Skill Batik untuk Masa Depan Mandiri!

Selasa, 28 April 2026 - 12:47

Rutan Salatiga Tertibkan Data WBP : NIK Diverifikasi, Biometrik Direkam Demi Bekal Kembali ke Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 17:29

LAPAS PURWODADI TEGASKAN KOMITMEN! HBP KE-62 JADI MOMENTUM KERJA NYATA DAN PELAYANAN PRIMA TANPA KOMPROMI

Senin, 27 April 2026 - 13:06

HBP ke-62 Menggema di Rutan Salatiga: Aksi Sosial dan Soliditas Jadi Bukti Nyata Pengabdian

Berita Terbaru

error: Content is protected !!