Polri Perluas Direktorat PPA–PPO di Daerah, Negara Didorong Hadir Lindungi Korban Kekerasan

redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Rahmawati  | Editor : Redaksi
JAKARTA | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat komitmennya dalam perlindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan dengan memperluas pembentukan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA–PPO) hingga ke tingkat daerah.

Hingga Januari 2026, Direktorat PPA–PPO telah terbentuk di 11 Kepolisian Daerah (Polda) dan 22 Kepolisian Resor (Polres) di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret mendekatkan layanan kepolisian kepada korban kekerasan dan perdagangan orang yang selama ini kerap memilih bungkam karena tekanan sosial, rasa takut, hingga minimnya pendampingan hukum.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan, perluasan Direktorat PPA–PPO bertujuan mengoptimalkan pelayanan yang humanis, responsif, dan berperspektif korban, khususnya bagi perempuan dan anak yang masih menjadi kelompok paling rentan dalam berbagai bentuk tindak kekerasan.

“Kami ingin memastikan korban merasa aman dan berani melapor. Kehadiran Direktorat PPA–PPO di daerah merupakan wujud nyata negara hadir melindungi warganya,” tegas Kapolri.
Menurut Kapolri, masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tidak terungkap karena korban takut disalahkan, mendapat stigma, atau mengalami intimidasi dari pelaku maupun lingkungan sekitar. Kondisi ini menjadi tantangan serius dalam upaya penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia.

Dengan penguatan Direktorat PPA–PPO, Polri menargetkan penanganan perkara dapat dilakukan secara lebih empatik, sekaligus memastikan korban memperoleh pendampingan psikologis, layanan medis, serta bantuan hukum secara berkelanjutan.

Direktorat ini juga diharapkan mampu memperkuat penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang belakangan menunjukkan tren peningkatan dan bersifat lintas wilayah, bahkan lintas negara. Kompleksitas kejahatan tersebut menuntut struktur organisasi yang kuat serta sumber daya manusia yang profesional di tingkat daerah.
Selain penguatan kelembagaan,

Polri menekankan peningkatan kapasitas personel PPA–PPO, termasuk kepekaan sosial, pemahaman psikologi korban, serta kemampuan komunikasi agar proses pemeriksaan tidak menimbulkan trauma lanjutan.

Langkah strategis ini sejalan dengan amanat undang-undang serta komitmen pemerintah dalam melindungi hak perempuan dan anak, sekaligus mencegah kekerasan berbasis gender dan eksploitasi manusia.

Ke depan, Polri menargetkan Direktorat PPA–PPO dapat terus diperluas ke lebih banyak Polda dan Polres, sehingga layanan perlindungan hukum benar-benar menjangkau hingga tingkat akar rumput. Dengan sistem yang semakin dekat dan responsif, diharapkan tidak ada lagi korban yang memilih diam saat mengalami kekerasan.(..)

Berita Terkait

Razia di Alun-alun Demak, 44 Pelanggar Terjaring Operasi Keselamatan Candi 2026
Police Goes To School di SMPN 3 Ungaran, Polres Semarang Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini
Operasi Keselamatan Candi 2026 Resmi Bergulir, Polres Semarang Perketat Lalu Lintas Jelang Lebaran
Ziarah Sunyi PWI Jateng Jelang HPN 2026: Pak Haryono KO Ditinggalkan, Integritas Ditinggikan
Tekan Risiko Kecelakaan Jelang Lebaran, Polres Demak Gaspol Operasi Keselamatan Candi 2026
Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan, Satbinmas Polres Kendal Turun Langsung Edukasi Pengguna Jalan
Diduga Digelapkan, Dana Ganti Rugi Pemindahan Makam Tionghoa di Mempawah Dipersoalkan Ahli Waris
Razia Terpadu Berbuah Tegas: 80 Knalpot Brong Dimusnahkan di Boyan Tanjung, Polisi Perang Melawan Balap Liar

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:08

Razia di Alun-alun Demak, 44 Pelanggar Terjaring Operasi Keselamatan Candi 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 22:54

Police Goes To School di SMPN 3 Ungaran, Polres Semarang Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini

Senin, 2 Februari 2026 - 22:27

Operasi Keselamatan Candi 2026 Resmi Bergulir, Polres Semarang Perketat Lalu Lintas Jelang Lebaran

Senin, 2 Februari 2026 - 14:55

Ziarah Sunyi PWI Jateng Jelang HPN 2026: Pak Haryono KO Ditinggalkan, Integritas Ditinggikan

Senin, 2 Februari 2026 - 11:40

Tekan Risiko Kecelakaan Jelang Lebaran, Polres Demak Gaspol Operasi Keselamatan Candi 2026

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:01

Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan, Satbinmas Polres Kendal Turun Langsung Edukasi Pengguna Jalan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:53

Diduga Digelapkan, Dana Ganti Rugi Pemindahan Makam Tionghoa di Mempawah Dipersoalkan Ahli Waris

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:18

Razia Terpadu Berbuah Tegas: 80 Knalpot Brong Dimusnahkan di Boyan Tanjung, Polisi Perang Melawan Balap Liar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!