Diduga Sakit Jantung, Seorang Sopir Pribadi Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa.

redaksi

Sabtu, 27 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KAB.SEMARANG||
Hendak dibangunkan karena tidak kunjung bangun untuk melaksanakan sholat subuh hingga pukul 06.30 Wib, seorang driver pribadi yang bekerja pada warga Kelurahan Langensari Kecamatan Ungaran Barat ditemukan meninggal dikamar tidurnya.

Atas kejadian ini Kapolres Semarang AKBP Ike Yulianto W, SH. SIK. MH., membenarkan atas kejadian hal tersebut. Pihaknya menyampaikan bahwa korban diduga mengalami serangan jantung.

“Korban merupakan warga Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang bernama Popi Legianto (43 Th), dan bekerja di warga langensari bernama Arif Yunianto (43 Th) sebagai Driver pribadi.” Ungkap AKBP Ike.

Kapolsek Ungaran Barat Kompol Giri Narwantono SH. MH., secara terpisah memaparkan bahwa korban diketahui oleh pemilik rumah Arif tidur dikamarnya sekitar pukul 21.40 wib dengan posisi miring ke kanan. Namun pada pukul 03.00 Wib, Arif kembali mengecek korban tetap dengan posisi tidur yang sama. Karena curiga hingga pukul 06.30 Wib korban tidak bangun dan tidak sholat Subhuh, korban dibangunkan Arif dan tidak ada respon.

Melihat hal tersebut, pemilik rumah menghubungi Bhabinkamtibmas Langensari Aiptu Sudarto selanjutnya menghubungi pihak bidan desa untuk memastikan awal meninggalnya korban.

“Setelah diperiksa pihak bidan desa, keluarga korban hadir dilokasi setelah dihubungi pemilik rumah. Dan dari keterangan keluarga korban mempunyai riwayat sakit jantung, serta atas permintaan keluarga dengan menuliskan surat pernyataan menolak Autopsi. Selanjutnya dibawa pihak keluarga ke Kecamatan Susukan untuk dimakamkan.” Pungkas Kompol giri.

(Humas Polres Semarang)

(Edy Bomdan)

Loading

Berita Terkait

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!