Laporan | Adi Winarko | Editor : M. Supadi
Demak | jejakkasusindonesianews.com — Akses jalan utama menuju permukiman warga Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak kembali rusak parah akibat diterjang gelombang laut dan banjir rob yang terjadi hampir setiap hari (23/2/2026).
Jalan tanah yang menjadi satu-satunya jalur penghubung aktivitas warga itu tampak terkikis air laut. Batu penahan banyak yang lepas, sebagian badan jalan ambles, serta dipenuhi sampah laut. Warga harus berjalan kaki dengan ekstra hati-hati saat melintas karena sebagian jalan nyaris tenggelam.
Seorang warga setempat menyebut kerusakan jalan terus berulang meski sempat dilakukan perbaikan.
“Baru diperbaiki sudah rusak lagi. Setiap hari kena rob. Anak sekolah dan warga kerja tetap harus lewat sini,” ujarnya.
Kerusakan akses tersebut menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari nelayan, buruh tambak, hingga anak-anak yang berangkat ke sekolah. Desa Timbulsloko sendiri merupakan kawasan pesisir yang selama bertahun-tahun mengalami abrasi pantai dan penurunan muka tanah (land subsidence), sehingga air laut semakin masuk ke daratan dan merendam permukiman.
Sejumlah rumah warga kini berubah menjadi rumah panggung karena genangan rob terjadi hampir setiap hari. Beberapa area tambak bahkan telah hilang akibat abrasi, memaksa sebagian warga beralih pekerjaan maupun berpindah tempat tinggal.
Warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan perbaikan sementara berupa penimbunan tanah atau batu, melainkan penanganan permanen berupa pembangunan tanggul laut, peninggian akses jalan, serta perlindungan kawasan permukiman. Melalui pernyataan komunitas warga di media sosial, mereka menyampaikan, “Kami butuh perbaikan, bukan janji. Kami menolak tenggelam.”
Kondisi pesisir Sayung diperparah oleh penurunan tanah yang diperkirakan mencapai 5–12 sentimeter per tahun, berkurangnya hutan mangrove sebagai penahan gelombang, serta hantaman langsung gelombang Laut Jawa. Akibatnya banjir rob kini tidak lagi bersifat musiman dan terjadi hampir setiap hari. Wilayah pesisir Kecamatan Sayung saat ini termasuk kawasan abrasi berat di Jawa Tengah.
Sumber: Dokumentasi warga dan keterangan masyarakat Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.






