Editor | Witriyani
BOYOLALI | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Boyolali tampil dengan wajah berbeda. Tidak diwarnai ketegangan atau aksi massa di jalanan, Polres Boyolali justru menghadirkan suasana penuh kebersamaan lewat panggung hiburan rakyat, senam massal, hingga layanan kesehatan gratis bagi buruh dan masyarakat.
Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Kabupaten Boyolali itu dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan serikat pekerja, serta masyarakat umum. Sejak pagi, ratusan peserta tampak antusias mengikuti senam bersama yang menjadi pembuka acara, dilanjutkan hiburan rakyat yang membuat suasana semakin meriah.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menegaskan, peringatan May Day bukan semata soal aksi penyampaian aspirasi, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan menjaga stabilitas daerah.
“May Day bukan hanya soal penyampaian aspirasi, tetapi bagaimana kita menjaga kebersamaan dan menciptakan suasana aman, damai, serta kondusif,” ujarnya.
Tak hanya menyuguhkan hiburan, Polres Boyolali juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis mulai dari cek tekanan darah, konsultasi medis, hingga pembagian vitamin kepada masyarakat. Program ini mendapat sambutan positif dari warga yang hadir.
Menurut Kapolres, kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam penegakan hukum.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan harmonis,” tambahnya.
Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Kehadiran aparat yang berbaur langsung dengan masyarakat menjadi simbol kuat sinergitas antara Polri, buruh, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah Boyolali.
May Day 2026 di Boyolali pun menjadi bukti bahwa peringatan Hari Buruh bisa berjalan meriah, humanis, dan tetap bermakna tanpa harus diwarnai gesekan.








