Laporan | Witriyani
BOYOLALI |JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM — Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menegaskan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan ulama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal itu disampaikan saat menghadiri Musyawarah Kerja dan Halaqah Ulama Tahun 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al Hikam, Dukuh Sorowaden, Kecamatan Banyudono, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Boyolali tersebut diikuti sekitar 150 peserta, terdiri dari pengurus MUI kabupaten, perwakilan kecamatan, serta tamu undangan dari berbagai unsur.
Turut hadir dalam kegiatan itu jajaran Polres Boyolali, di antaranya Kasat Binmas AKP Joni Aryanto, perwakilan Sat Intelkam, serta Wakapolsek Banyudono IPTU Tri Hartono beserta anggota. Hadir pula Ketua MUI Boyolali KH. Drs. Asikin, M.Ag, Ketua Baznas Boyolali Jamal Yasid, serta pengasuh Ponpes Al Hikam Al Habib Idrus bin Umar Assegaf.
Dalam sambutannya, Kapolres menekankan bahwa kolaborasi lintas elemen menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan kebersamaan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Boyolali,” tegasnya.
Ia juga menyoroti meningkatnya tantangan terhadap generasi muda di era digital, mulai dari penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online, hingga dampak negatif perkembangan teknologi.
“Kami berharap para ulama dapat berperan aktif dalam membina generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang,” tambahnya.
Selain itu, Kapolres turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta yang hadir.
Sementara itu, Ketua MUI Boyolali KH. Asikin menyampaikan bahwa forum musyawarah kerja ini bertujuan merumuskan program strategis ke depan serta menyelaraskan tata kelola organisasi dari pusat hingga daerah.
“Kami berharap hasil musyawarah ini mampu memberikan manfaat nyata bagi umat dan memperkuat peran MUI di tengah masyarakat,” ujarnya.
Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polsek Banyudono menerjunkan lima personel yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Rikiyanto.
Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat sinergitas antara ulama dan kepolisian, sekaligus memperkuat peran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Boyolali.







