Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa

redaksi

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Adi Winarko
Semarang | jejakkasusindonesianews.com- Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, melontarkan kritik terhadap program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai berpotensi menjadi alat tekanan politik di tingkat desa (25 April 2026).

Dalam pernyataannya, Tiyo menyebut bahwa skema koperasi yang melibatkan lebih dari 80.000 desa dengan pola pembiayaan berbasis utang melalui Himbara berisiko menciptakan ketergantungan struktural. Menurutnya, kondisi ini dapat menjadi celah tekanan apabila kepala desa tidak mampu mengelola keuangan secara optimal.

“Koperasi desa merah putih ini urusannya tentang konsolidasi politik. Dengan skema utang ke lebih dari 80.000 desa, sewaktu-waktu bisa menjadi alat sandra bagi kepala desa,” ujar Tiyo.

Ia juga menyoroti potensi dampak politik jangka panjang menjelang 2029. Program tersebut dinilai bisa dimanfaatkan sebagai instrumen konsolidasi kekuatan politik di tingkat desa.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah terkait kritik tersebut. Publik diharapkan tetap mencermati implementasi program agar tetap berjalan sesuai tujuan awal.

Sumber: Instagram @jogjastudent

Berita Terkait

Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??
Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!
WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi
Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah
Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani
Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat
Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 10:20

Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa

Selasa, 14 April 2026 - 07:01

Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??

Selasa, 14 April 2026 - 06:28

Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!

Kamis, 2 April 2026 - 12:20

WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Sabtu, 1 November 2025 - 23:34

Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!