Latihan Anti-Rusuh Digelar, 518 Personel Diterjunkan ”  Polres Semarang Siap Hadapi Skenario Terburuk

redaksi

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | M.Supadi

KAB. SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM– Bukan sekadar seremoni, Polres Semarang benar-benar menunjukkan taringnya. Sebanyak 518 personel dikerahkan dalam simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di kompleks Kantor Bupati Semarang, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi kerusuhan massa.

Simulasi ini menggambarkan situasi yang kerap terjadi di lapangan: aksi damai yang berubah panas. Awalnya, massa menyampaikan aspirasi dengan tertib dan dilayani oleh tim negosiator.

Namun, kondisi cepat memanas saat massa menolak dialog dan mulai bertindak anarkis.
Di titik itulah aparat bergerak tegas.

Pasukan Dalmas awal diturunkan, disusul Dalmas lanjut ketika situasi semakin tak terkendali. Water canon dikerahkan untuk membubarkan massa, sementara tim Raimas masuk melakukan penindakan cepat guna memukul mundur kerumunan.

Hasilnya: situasi berhasil dikendalikan.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan, latihan ini bukan formalitas, melainkan uji kesiapan nyata menghadapi eskalasi gangguan kamtibmas.

“Penyampaian aspirasi tetap kami jamin. Tapi jika sudah mengarah ke anarkis, tindakan tegas sesuai prosedur akan dilakukan,” tegasnya.
Ia juga memastikan kondisi Kabupaten Semarang saat ini tetap aman dan kondusif, namun kewaspadaan tidak boleh kendor.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha turut memberikan apresiasi. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri menjadi benteng utama menjaga stabilitas wilayah.
“Dialog tetap diutamakan, tapi kesiapan seperti ini penting agar tidak kecolongan,” ujarnya.

Pesan dari simulasi ini jelas: aparat siap. Bukan hanya menjaga, tapi juga menindak jika situasi memaksa.

Kabupaten Semarang? Masih kondusif. Tapi jangan salah—kesiapsiagaan sudah di level maksimal.

Berita Terkait

Jelang May Day, Kapolres Boyolali Turun Langsung Asah Kesiapan Pasukan Hadapi Potensi Gejolak
Penutupan Jalan Gombel Lama Dimulai” Arus Dialihkan ke Gombel Baru
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Polisi Kartunis dari Salatiga” Menembak, Isu Sosial dengan Pena, Bukan Peluru!!
Kapolres Boyolali Kawal Ketat Pemberangkatan Kloter 1 Haji 2026, 360 Jemaah Asal Tegal Dilepas dari Donohudan
Kapolres Boyolali Turun Tangan! TMMD 2026 Digeber, Desa Kauman Jadi Target Pembangunan Besar
Stok BBM Boyolali Dipastikan Aman! Kapolres Tegas: Distribusi ke 25 SPBU Tanpa Hambatan
Blusukan Polsek Banyudono ke Ngaru Aru, Kepedulian Polisi Bikin Warga Haru!!

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:28

Latihan Anti-Rusuh Digelar, 518 Personel Diterjunkan ”  Polres Semarang Siap Hadapi Skenario Terburuk

Kamis, 23 April 2026 - 13:16

Penutupan Jalan Gombel Lama Dimulai” Arus Dialihkan ke Gombel Baru

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Rabu, 22 April 2026 - 21:18

Polisi Kartunis dari Salatiga” Menembak, Isu Sosial dengan Pena, Bukan Peluru!!

Rabu, 22 April 2026 - 20:32

Kapolres Boyolali Kawal Ketat Pemberangkatan Kloter 1 Haji 2026, 360 Jemaah Asal Tegal Dilepas dari Donohudan

Rabu, 22 April 2026 - 20:22

Kapolres Boyolali Turun Tangan! TMMD 2026 Digeber, Desa Kauman Jadi Target Pembangunan Besar

Rabu, 22 April 2026 - 20:11

Stok BBM Boyolali Dipastikan Aman! Kapolres Tegas: Distribusi ke 25 SPBU Tanpa Hambatan

Rabu, 22 April 2026 - 20:03

Blusukan Polsek Banyudono ke Ngaru Aru, Kepedulian Polisi Bikin Warga Haru!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!