Dugaan Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi MBG di Demak, Polisi Lakukan Mitigasi dan Penyelidikan

redaksi

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Mulyono : Editor | M.Supadi
Demak |Jejakkasusindonesianews.com – Sejumlah santri dan warga di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Minggu (19/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sehari setelah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Khidmatul Ummah Madani di Desa Pilangwetan mendistribusikan makanan kepada para penerima manfaat.
Pelaksana Harian Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Kuntoro, mengatakan pihak kepolisian telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. Polisi turun langsung ke lokasi untuk melakukan langkah awal, termasuk menjaga status quo guna mendukung proses penyelidikan.

“Kami merespons cepat aduan masyarakat terkait adanya warga yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari dapur SPPG. Saat ini kami juga telah mengamankan lokasi untuk memudahkan proses penyelidikan,” ujar Kuntoro dalam konferensi pers di Mapolres Demak, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak, termasuk para penerima manfaat. Berdasarkan keterangan sementara, proses pengolahan makanan disebut telah sesuai prosedur, dan tidak ditemukan indikasi mencurigakan dari segi aroma maupun kondisi makanan saat dikonsumsi.

Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih belum dapat dipastikan. “Kami masih menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Demak, Ali Muzani, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang terjadi. Ia memastikan pihaknya akan menangani kasus ini secara transparan dan tuntas.

“Kami sangat prihatin dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kebonagung. Kami berkomitmen menyelesaikan persoalan ini secara terbuka,” ujarnya.

Ali menambahkan, berdasarkan hasil uji coba atau pencicipan sebelum distribusi, makanan dinyatakan layak konsumsi. Namun demikian, pihaknya tetap menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan tersebut.

Sebagai langkah antisipatif, Badan Gizi Nasional (BGN) telah menghentikan sementara operasional SPPG Yayasan Khidmatul Ummah Madani sejak Senin (20/4/2026). Operasional akan dibuka kembali setelah dilakukan evaluasi menyeluruh dan dinyatakan memenuhi standar.

BGN juga menyatakan bertanggung jawab atas biaya pengobatan para korban, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun perawatan mandiri. Selain itu, pendampingan trauma healing turut diberikan guna memastikan para penerima manfaat tidak mengalami ketakutan dalam mengonsumsi makanan dari program MBG.

Secara teknis, proses pengolahan makanan disebut telah mengikuti standar operasional prosedur. Bahan baku diterima pada Jumat (17/4) pukul 15.00 WIB, kemudian disortir sebelum diproses. Kegiatan memasak dilakukan pada dini hari, pukul 01.00 hingga 05.00 WIB, dengan menu nasi goreng, telur, susu, acar, dan buah jeruk. Distribusi kepada penerima manfaat dimulai pukul 06.00 WIB.

Pihak penyelenggara mengimbau seluruh SPPG untuk meningkatkan kehati-hatian dan pengawasan dalam setiap tahapan pengolahan makanan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Berita Terkait

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
Terungkap Setelah 7 Bulan” Kerangka Penghuni Kontrakan di Salatiga Ditemukan Membusuk di Atas Ranjang!
MBG Demak Makan Korban! 187 Terdampak, Wagub Jateng Sentil Kelalaian Distribusi : Jadwal Kacau Bisa Jadi Racun!
Kartini Masa Kini Bergerak! Kapolres Semarang Tegaskan Perempuan Jadi Kunci Keluarga dan Kamtibmas
Sat Binmas Boyolali Siaga Jelang May Day, Satpam PT Cartini Digenjot Hadapi Potensi Aksi Buruh
Polres Boyolali Disorot” Lomba Kebersihan Polda Jateng Jadi Ujian Nyata Wujudkan Indonesia ASRI
Rumah Ludes Dilalap Api di Tamansari” Aksi Cepat Polsek Musuk dan Warga Selamatkan Permukiman!!
Kabel Tower XL Digasak Maling, Polsek Ampel Kejar Pelaku,Kerugian Capai Rp8 Juta!

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:57

Dugaan Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi MBG di Demak, Polisi Lakukan Mitigasi dan Penyelidikan

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Selasa, 21 April 2026 - 16:44

Terungkap Setelah 7 Bulan” Kerangka Penghuni Kontrakan di Salatiga Ditemukan Membusuk di Atas Ranjang!

Selasa, 21 April 2026 - 14:47

MBG Demak Makan Korban! 187 Terdampak, Wagub Jateng Sentil Kelalaian Distribusi : Jadwal Kacau Bisa Jadi Racun!

Selasa, 21 April 2026 - 11:36

Kartini Masa Kini Bergerak! Kapolres Semarang Tegaskan Perempuan Jadi Kunci Keluarga dan Kamtibmas

Senin, 20 April 2026 - 21:20

Sat Binmas Boyolali Siaga Jelang May Day, Satpam PT Cartini Digenjot Hadapi Potensi Aksi Buruh

Senin, 20 April 2026 - 21:15

Polres Boyolali Disorot” Lomba Kebersihan Polda Jateng Jadi Ujian Nyata Wujudkan Indonesia ASRI

Senin, 20 April 2026 - 21:11

Rumah Ludes Dilalap Api di Tamansari” Aksi Cepat Polsek Musuk dan Warga Selamatkan Permukiman!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!