Laporan |M.Supadi
UNGARAN | Jejakkasusindonesianews.com – Mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026, Polres Semarang menurunkan 510 personel gabungan dalam pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 yang digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Ratusan personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan, yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik di wilayah Kabupaten Semarang.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan bahwa pengamanan tahun ini tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat.
“Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami juga mengedepankan sisi hospitality agar para pemudik merasa aman dan nyaman saat melintas di wilayah Kabupaten Semarang,” tegas Kapolres usai memimpin Apel Gelar Pasukan di Alun-Alun Bung Karno Kalirejo, Kamis (12/3/2026).
8 Pos Pengamanan Disiapkan
Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, kepolisian menyiapkan 8 pos pengamanan, terdiri dari:
5 Pos Pengamanan (Pospam) di sejumlah rest area
1 Pos Terpadu di Ngampin
2 Pos Pelayanan (Posyan) bagi pemudik
Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pemantauan arus lalu lintas sekaligus tempat pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan.
Puncak Mudik Diprediksi Dua Gelombang
Polres Semarang memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni:
14–15 Maret 2026
18 Maret 2026
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, berbagai rekayasa lalu lintas telah disiapkan, baik di jalur tol maupun jalur arteri, termasuk kemungkinan penerapan one way lokal di titik tertentu.
“Kami terus berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jawa Tengah terkait skema rekayasa lalu lintas. Tim urai kemacetan juga sudah disiapkan di sejumlah titik rawan,” jelas Kapolres.
Ribuan Botol Miras Dimusnahkan
Sebagai langkah menciptakan situasi kondusif menjelang Lebaran, Polres Semarang juga memusnahkan ribuan botol minuman keras hasil Operasi Pekat yang digelar selama 20 hari terakhir.
Langkah tersebut dilakukan untuk menekan potensi gangguan kamtibmas selama masa mudik dan perayaan Idulfitri.
Call Center 110 Disiagakan
Polres Semarang juga mengimbau masyarakat yang mengalami kendala selama perjalanan mudik untuk segera menghubungi Call Center 110 atau memanfaatkan chatbot resmi Polres Semarang guna mendapatkan bantuan cepat dari petugas.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, kepolisian berharap angka kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas selama musim mudik dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan nyaman.






