Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup

redaksi

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Witriyani 
SALATIGA | JejakKasusIndonesiaNews.com — Suasana Ramadan terasa hangat di balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga. Para warga binaan pemasyarakatan menggelar kegiatan khataman Al-Qur’an dan buka puasa bersama pada Senin (9/3/2026) di selasar Rutan Salatiga.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut diikuti oleh seluruh warga binaan beragama Islam sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan.

Acara diawali dengan tadarus Al-Qur’an secara bersama hingga khatam. Lantunan ayat suci menggema dari selasar rutan, menghadirkan suasana religius yang menenangkan hati para warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan.

Sambutan kemudian disampaikan oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Salatiga, Muh. Rondi, yang mewakili Kepala Rutan Salatiga. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada pihak D9 yang selama ini aktif membantu pembinaan keagamaan bagi warga binaan.
“Kami sangat berterima kasih kepada D9 yang selama ini telah berperan dalam pembinaan warga binaan di Rutan Salatiga. Kami juga memohon maaf karena Bapak Karutan tidak dapat hadir pada kesempatan ini karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan,” ujar Muh. Rondi.

Kegiatan semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Mahful Safaruddin, Lc., dari Banyumas. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan para warga binaan bahwa setiap kesulitan yang dihadapi manusia selalu diiringi dengan kemudahan dari Allah SWT.

Ia mengutip Surat Al-Insyirah ayat 5 dan 6 yang menegaskan bahwa di balik kesulitan pasti ada kemudahan. Ustadz Mahful juga mengangkat kisah Nabi Yusuf AS sebagai inspirasi tentang kesabaran dalam menghadapi ujian hidup.
Menurutnya, Nabi Yusuf pernah mengalami berbagai ujian berat, mulai dari dibuang ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya, dijual sebagai budak, hingga dipenjara karena mempertahankan kehormatan diri. Namun pada akhirnya Allah mengangkat derajatnya menjadi bendahara negara Mesir.
“Dari kisah Nabi Yusuf kita belajar bahwa ujian hidup bukan akhir dari segalanya. Justru bisa menjadi jalan menuju kemuliaan jika dijalani dengan kesabaran dan keimanan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Salatiga Akbar Febri Handrian serta Kasubsi Pengelolaan Ruwiyanto yang turut mendukung jalannya program pembinaan bagi warga binaan.
Salah satu warga binaan, Nur Khamim, narapidana kasus PPA, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia bahkan menyampaikan telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak tiga kali selama Ramadan.

“Alhamdulillah saya sangat senang dan bahagia bisa mengikuti kegiatan buka bersama dan khotmil Qur’an bersama rekan-rekan di bulan Ramadan ini,” ungkapnya.

Usai tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat Magrib berjamaah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan semakin termotivasi untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan, sehingga kelak dapat kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan yang lebih baik.

“Harapannya istiqomah selalu dalam kebaikan. Insyaallah kebaikan yang dilakukan saat ini tidak akan disia-siakan oleh Allah dan akan berbuah manis di masa yang akan datang,” pesan Ustadz Mahful Safaruddin.

Sementara itu, Kasubsi Pengelolaan Rutan Salatiga, Ruwiyanto, berharap pembinaan keagamaan yang rutin digelar di dalam rutan dapat menjadi bekal penting bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Harapannya setelah bebas nanti warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rutan Salatiga Gandeng Kelurahan” Program Desa Binaan Jadi Jalan Baru Pembinaan Warga Binaan
Dari Balik Jeruji ” 25 Warga Binaan Rutan Salatiga Asah Skill Batik untuk Masa Depan Mandiri!
Rutan Salatiga Tertibkan Data WBP : NIK Diverifikasi, Biometrik Direkam Demi Bekal Kembali ke Masyarakat
LAPAS PURWODADI TEGASKAN KOMITMEN! HBP KE-62 JADI MOMENTUM KERJA NYATA DAN PELAYANAN PRIMA TANPA KOMPROMI
HBP ke-62 Menggema di Rutan Salatiga: Aksi Sosial dan Soliditas Jadi Bukti Nyata Pengabdian
Tak Tunggu Parah” Rutan Salatiga Gerak Cepat Rujuk WBP Positif DB dan Tipes ke RS DKT Dr. Asmir
TMMD ke-128 Resmi Bergulir, Kodam IV/Diponegoro Genjot Pembangunan Desa
Rutan Salatiga Gaspol Bersih-Bersih, Ikrar Zero Halinar Bukan Sekadar Seremoni!!

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:58

Rutan Salatiga Gandeng Kelurahan” Program Desa Binaan Jadi Jalan Baru Pembinaan Warga Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 09:54

Dari Balik Jeruji ” 25 Warga Binaan Rutan Salatiga Asah Skill Batik untuk Masa Depan Mandiri!

Selasa, 28 April 2026 - 12:47

Rutan Salatiga Tertibkan Data WBP : NIK Diverifikasi, Biometrik Direkam Demi Bekal Kembali ke Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 17:29

LAPAS PURWODADI TEGASKAN KOMITMEN! HBP KE-62 JADI MOMENTUM KERJA NYATA DAN PELAYANAN PRIMA TANPA KOMPROMI

Senin, 27 April 2026 - 13:06

HBP ke-62 Menggema di Rutan Salatiga: Aksi Sosial dan Soliditas Jadi Bukti Nyata Pengabdian

Sabtu, 25 April 2026 - 13:11

Tak Tunggu Parah” Rutan Salatiga Gerak Cepat Rujuk WBP Positif DB dan Tipes ke RS DKT Dr. Asmir

Kamis, 23 April 2026 - 09:27

TMMD ke-128 Resmi Bergulir, Kodam IV/Diponegoro Genjot Pembangunan Desa

Rabu, 22 April 2026 - 14:03

Rutan Salatiga Gaspol Bersih-Bersih, Ikrar Zero Halinar Bukan Sekadar Seremoni!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!