Dari Ladang ke Altar” Pangan Lokal Jadi Simbol Persatuan di Gereja Paulus Miki Salatiga!!!

redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan:Witriyani 

Salatiga | jejakkasusindonesianews.com  Suasana Misa Minggu pagi di Gereja Santo Paulus Miki, Salatiga, pada Minggu (19/10/2025) terasa berbeda dari biasanya. Dentuman musik tradisional dan langkah-langkah para pengusung gunungan pangan membuka perayaan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2025, yang sejatinya jatuh pada 16 Oktober.

Gunungan berisi hasil bumi itu diarak memasuki gereja, diusung oleh perwakilan Komunitas Mahasiswa Papua dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Di belakangnya, tampak ibu-ibu Paroki dan WKRI membawa tampah berisi aneka pangan lokal khas Salatiga, diiringi tarian anak-anak SD Kanisius Cungkup yang menambah semarak suasana.

Ketua Panitia HPS 2025 Gereja Santo Paulus Miki, Albertus Heri Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata ungkapan syukur atas melimpahnya sumber pangan lokal di Indonesia.

“Ini sebagai wujud persembahan dari masyarakat dan ungkapan syukur bahwa kita telah dikaruniai sumber pangan lokal yang melimpah,” ujarnya.

Gunungan pangan yang menghiasi altar gereja merupakan hasil bumi para petani anggota Serikat Petani Qaryah Thayyibah (SPPQT), Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU),

“Kursus Pertanian Terpadu Taman Tani (KPTT), serta petani mitra dari WKRI. Kolaborasi lintas komunitas ini menghadirkan harmoni antara iman, budaya, dan pangan lokal-sebuah perayaan HPS bercita rasa Nusantara yang meneguhkan semangat gotong royong dan keberagaman di Kota Salatiga.(..)

 

Berita Terkait

Elevasi Curam dan Truk Bertonase Besar Picu Risiko Kecelakaan Silayur, Pemkot Semarang Perkuat Pengendalian Jalan
Lapas Purwodadi Gandeng IPWL Al Ma’laa, Program Pasca Rehabilitasi Fokus Cetak Warga Binaan Produktif
Gudang Rosok di Tengah Permukiman Pabelan Disorot, Warga Minta Pemkab Bertindak Tegas
Rutan Salatiga Gandeng Kelurahan” Program Desa Binaan Jadi Jalan Baru Pembinaan Warga Binaan
Dari Balik Jeruji ” 25 Warga Binaan Rutan Salatiga Asah Skill Batik untuk Masa Depan Mandiri!
Rutan Salatiga Tertibkan Data WBP : NIK Diverifikasi, Biometrik Direkam Demi Bekal Kembali ke Masyarakat
LAPAS PURWODADI TEGASKAN KOMITMEN! HBP KE-62 JADI MOMENTUM KERJA NYATA DAN PELAYANAN PRIMA TANPA KOMPROMI
HBP ke-62 Menggema di Rutan Salatiga: Aksi Sosial dan Soliditas Jadi Bukti Nyata Pengabdian

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:29

Elevasi Curam dan Truk Bertonase Besar Picu Risiko Kecelakaan Silayur, Pemkot Semarang Perkuat Pengendalian Jalan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:12

Lapas Purwodadi Gandeng IPWL Al Ma’laa, Program Pasca Rehabilitasi Fokus Cetak Warga Binaan Produktif

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:31

Gudang Rosok di Tengah Permukiman Pabelan Disorot, Warga Minta Pemkab Bertindak Tegas

Kamis, 30 April 2026 - 11:58

Rutan Salatiga Gandeng Kelurahan” Program Desa Binaan Jadi Jalan Baru Pembinaan Warga Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 09:54

Dari Balik Jeruji ” 25 Warga Binaan Rutan Salatiga Asah Skill Batik untuk Masa Depan Mandiri!

Selasa, 28 April 2026 - 12:47

Rutan Salatiga Tertibkan Data WBP : NIK Diverifikasi, Biometrik Direkam Demi Bekal Kembali ke Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 17:29

LAPAS PURWODADI TEGASKAN KOMITMEN! HBP KE-62 JADI MOMENTUM KERJA NYATA DAN PELAYANAN PRIMA TANPA KOMPROMI

Senin, 27 April 2026 - 13:06

HBP ke-62 Menggema di Rutan Salatiga: Aksi Sosial dan Soliditas Jadi Bukti Nyata Pengabdian

Berita Terbaru

error: Content is protected !!