Bupati Tepati Janji Hadir, Perangkat Desa Justru Menghilang: Warga Bertanya-tanya

redaksi

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara|Jejakkasusindonesianews.com  – Janji yang pernah diucapkan akhirnya ditepati. Bupati Jepara hadir di tengah masyarakat pada 24 September 2025, membuktikan komitmen sekaligus kepedulian terhadap keresahan warganya. Kehadiran ini membawa angin segar, sekaligus bukti nyata bahwa pemimpin daerah masih memberi ruang bagi rakyat untuk bersuara.

Namun, suasana yang seharusnya menjadi momen sinergi antara pemerintah kabupaten, perangkat desa, dan masyarakat justru menyisakan kekecewaan. Perangkat desa yang diharapkan mendampingi Bupati, mendengar langsung aspirasi warga, serta menjadi jembatan komunikasi di tingkat bawah, sama sekali tidak terlihat.

Absennya perangkat desa sontak memicu kritik tajam. Banyak warga menilai sikap itu sebagai bentuk abai sekaligus lemahnya tanggung jawab moral.

“Kami sangat mengapresiasi Bupati yang hadir sesuai janji, tapi justru perangkat desa yang sehari-hari hidup di tengah masyarakat malah tidak muncul. Pertanyaannya, ke mana mereka?” ungkap seorang tokoh warga dengan nada kecewa.

Situasi ini kian mempertegas kesan bahwa perangkat desa gagal menempatkan diri pada momentum penting. Padahal, kehadiran mereka mutlak diperlukan, terlebih saat Bupati sudah berkenan turun langsung ke lapangan.

“Kalau Bupati saja bisa meluangkan waktu untuk masyarakat, kenapa perangkat desa yang notabene perpanjangan tangan pemerintah justru menghilang? Ada apa sebenarnya?” tanya seorang warga lainnya.

Ketidakhadiran perangkat desa akhirnya menghadirkan persepsi negatif di mata publik. Alih-alih memperkuat koordinasi antara kabupaten dan desa, momen itu justru menegaskan adanya jarak sekaligus menurunnya kepercayaan terhadap aparatur desa.

Di satu sisi, masyarakat mengapresiasi langkah Bupati yang menepati janji. Namun di sisi lain, rasa kecewa terhadap perangkat desa sulit ditutupi. Momentum kebersamaan yang semestinya terbangun justru tercoreng.

Kini, bola panas ada di tangan perangkat desa. Publik menuntut klarifikasi: apakah ketidakhadiran itu karena kelalaian, kesengajaan, atau ada alasan lain? Tanpa jawaban yang terang, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa bisa semakin luntur.

Masyarakat berharap peristiwa ini menjadi peringatan keras agar perangkat desa tidak sekadar hadir di balik meja, melainkan benar-benar berada di garis depan, bersama rakyat, untuk rakyat.

[Teguh / Red]

 

Berita Terkait

Doa Menggema dari Balik Jeruji: Puluhan WBP Rutan Salatiga Shalat Ghaib untuk Try Sutrisno
Impor 105 Ribu Mobil Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih Tuai Pro dan Kontra
Mobil Impor untuk Koperasi Desa Merah Putih, Siapa Diuntungkan?
Kapolres Klaten AKBP Moh. Farug Rozi Tegaskan Penanganan Galian C Lewat Operasi Terpadu
SEMARANG DISEBUT TERMASUK DAERAH DENGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA TERTINGGI DI JATENG
Lapas Purwodadi Komitmen Wujudkan Lapas Bersinar, Gandeng BNNP Jawa Tengah
Empat Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Naik Pangkat, Kalapas Tegaskan: Jangan Tunggu Ditegur, Jadilah Visioner!
Rutan Salatiga Panen 107 Kg Lele Saat Puasa, Bukti Nyata Warga Binaan Tetap Produktif

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 22:12

Doa Menggema dari Balik Jeruji: Puluhan WBP Rutan Salatiga Shalat Ghaib untuk Try Sutrisno

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:13

Impor 105 Ribu Mobil Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih Tuai Pro dan Kontra

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:47

Mobil Impor untuk Koperasi Desa Merah Putih, Siapa Diuntungkan?

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:45

Kapolres Klaten AKBP Moh. Farug Rozi Tegaskan Penanganan Galian C Lewat Operasi Terpadu

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:08

SEMARANG DISEBUT TERMASUK DAERAH DENGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA TERTINGGI DI JATENG

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:31

Lapas Purwodadi Komitmen Wujudkan Lapas Bersinar, Gandeng BNNP Jawa Tengah

Senin, 23 Februari 2026 - 20:57

Empat Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Naik Pangkat, Kalapas Tegaskan: Jangan Tunggu Ditegur, Jadilah Visioner!

Senin, 23 Februari 2026 - 18:34

Rutan Salatiga Panen 107 Kg Lele Saat Puasa, Bukti Nyata Warga Binaan Tetap Produktif

Berita Terbaru

error: Content is protected !!