Semua Warga Rembang keluhkan Jalan yang rusak parah Pemerintah harap sikapi keluhan Rakyat 

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Rembang-jejakkasusindonesianews.com Desa Lambangan Wetan hingga Karanggasem, mengeluhkan kondisi jalan penghubung yang rusak parah dan nyaris tak tersentuh perbaikan selama lima tahun terakhir. Kerusakan ini diduga mulai terjadi sejak masa kepemimpinan Bupati sebelumnya, Abdul Hafidz. Rabu (07/05/2025).

 

Jalan yang menjadi akses utama antardesa itu kini kondisinya sangat memprihatinkan. Cor-coran jalan mulai mengelupas dan banyak bagian berlubang besar. Menurut warga yang enggan disebutkan namanya, kerusakan mencapai hampir 80 persen dari total panjang jalan tersebut.

 

 

“Kalau malam sangat gelap, penerangannya minim. Banyak pengendara terganggu, apalagi kalau mobil kecil pasti nyangkut di jalan yang berlubang,” keluhnya.

 

Lebih menyedihkan, belum terlihat adanya penanganan serius dari pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU). Warga berharap ada perhatian dari pemerintah daerah, meski memahami adanya defisit anggaran yang tengah melanda Kabupaten Rembang.

 

“Kami sadar anggaran tahun ini mungkin terbatas, tapi setidaknya ada penanganan awal. Diuruk atau gimana, biar nggak ada korban,” ujar seorang warga lainnya saat diwawancarai.

 

Jalan ini sangat vital karena menjadi jalur utama penghubung antara beberapa desa di wilayah Rembang. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan mobilitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan, terutama di malam hari.

 

Dengan banyaknya keluhan yang masuk, warga mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut demi kenyamanan dan keselamatan bersama harap dinas terkait segera mengambil langkah yang cepat agar permasalahan jalan yang rusak ini bisa di perbaiki dan tidak selalu makan korban atau jatuhnya para pengendara SPM maupun Mobil yang lewat di jalan tersebut [Ramidi]

 

Loading

Berita Terkait

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak
Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar
Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:48

Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Senin, 9 Februari 2026 - 16:07

Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:43

Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:18

Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!