PURBALINGA | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM — Dunia pendidikan di Kabupaten Purbalingga diguncang dugaan perselingkuhan yang melibatkan dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berprofesi sebagai guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Karangmoncol.
Peristiwa tersebut mencuat setelah terjadi penggerebekan pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. RD, suami dari SR yang juga berstatus guru ASN, diduga memergoki istrinya berada di dalam rumah bersama MH, rekan sejawatnya.
Saat dikonfirmasi, MH membenarkan adanya peristiwa penggerebekan tersebut. Namun, ia membantah tudingan perselingkuhan.
“Memang benar ada penggerebekan sekitar pukul 12 siang. Kami berdua di rumah, tapi tidak melakukan apa pun. SR hanya datang untuk meminta bantuan pekerjaan,” ujar MH.
Penjelasan tersebut justru memicu tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, keduanya berada di dalam rumah pada jam kerja, terlebih SR diketahui sedang dalam proses perceraian.
“Kami sama-sama sedang proses perceraian,” tambahnya.
Sementara itu, RD memilih irit bicara terkait kejadian tersebut.
“Belum bisa ditemui, situasi belum memungkinkan,” ujarnya singkat.
Pihak kepolisian membenarkan adanya kejadian tersebut. Kasus ini disebut telah diselesaikan melalui mediasi di tingkat awal.
“Informasi dari anggota memang benar ada penggerebekan. Sudah dilakukan mediasi, dan pihak suami tidak melanjutkan ke ranah hukum dengan syarat kejadian tidak terulang. Namun, dari pihak SR justru menginginkan perpisahan,” jelas pihak kepolisian.
Meski berakhir damai, kasus ini tetap menuai sorotan publik. Pasalnya, kedua pihak merupakan ASN yang terikat aturan disiplin ketat, termasuk dalam hal etika dan moral.
Jika terbukti melanggar, keduanya berpotensi dikenai sanksi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS dan PP Nomor 45 Tahun 1990, mulai dari penurunan jabatan hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga integritas bagi ASN, khususnya tenaga pendidik, yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat dan generasi muda.[Tri/Red]







