Laporan | M.Supadi
Kab.Semarang | Jejakkasusindonesianews.com- Pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 resmi dimulai. Polres Semarang menerjunkan 381 personel dalam Operasi Lilin Candi 2025 guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.
Operasi ini dilaksanakan selama 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan fokus pengamanan tempat ibadah, jalur lalu lintas utama, serta kawasan wisata di wilayah Kabupaten Semarang.
Apel Gelar Pasukan berlangsung di Lapangan Catur Prasetya, Jumat (19/12/2025), dipimpin langsung Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, SH, MH, didampingi Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK, M.Si, serta dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Semarang.
Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang dibacakan Bupati Semarang, ditegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan, demi memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat selama momen Nataru.
Selain kesiapan personel, Polri bersama instansi terkait juga diminta memastikan kesiapan lokasi ibadah agar umat dapat melaksanakan perayaan Natal dengan aman dan khusyuk.
Usai apel, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan bahwa Kabupaten Semarang memiliki peran strategis saat Nataru.
“Kabupaten Semarang bukan hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga jalur lintasan utama menuju Solo dan Yogyakarta. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam pengamanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengamanan ibadah Natal menjadi prioritas utama, disusul pengamanan tempat wisata serta pengaturan arus lalu lintas.
“Sebanyak 12 pos kami siapkan, terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu untuk melayani masyarakat,” tegas Kapolres.
Terkait puncak arus lalu lintas, Polres Semarang memprediksi lonjakan kendaraan terjadi pada 20 dan 21 Desember 2025, seiring dengan libur sekolah.
Polres Semarang juga menegaskan akan mendukung penuh Dinas Perhubungan dalam penerapan kebijakan larangan melintas truk sumbu tiga, guna menghindari kemacetan dan menjamin kelancaran perjalanan masyarakat.
Di akhir keterangannya, Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian.
“Jika membutuhkan bantuan polisi, silakan hubungi layanan 110. Kami siap merespons cepat dan hadir 24 jam di tengah masyarakat,” pungkasnya.







