BREBES – Warga Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik garmen PT Daehan Global Brebes,19Februari 2025.
Nanang Perwakilan dari perusahaan”Itu hanya limpasan air hujan. Kalau ada limbah dari WWTP atau IPAL, airnya sudah melalui proses pengolahan dan dalam kondisi bersih. Jika memang ada bukti kerugian yang disebabkan oleh pabrik, kami mempersilakan warga untuk menempuh jalur hukum,” kata Nanang.
Ia juga menjelaskan bahwa sistem IPAL perusahaan berfungsi dengan baik dan diawasi secara ketat. Oleh karena itu, tudingan pencemaran lingkungan yang diarahkan kepada perusahaan dianggap tidak berdasar.

“Kami terbuka terhadap jalur hukum jika ada bukti konkret. Jika tidak puas dengan hasil mediasi, warga bisa menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.
“Nanang juga memaparkan bahwa sejak perusahaan mulai beroperasi pada Maret 2018, PT Daehan Global Brebes telah memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Bantuan CSR tersebut, kata Nanang, berupa limbah karton, plastik, dan duplek dengan total sekitar 428 ton senilai Rp 648 juta.

“Selama operasional perusahaan, kami sudah memberikan CSR kepada warga berupa limbah karton, plastik, dan duplek dengan estimasi total nilai mencapai Rp 648 juta. Ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar,” Ungkap…
Nanang,menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan warga sekitar dan menjalankan tanggung jawab sosialnya. Ia berharap warga tetap tenang dan jika merasa dirugikan, dapat menempuh mekanisme hukum yang berlaku.

Warga Desak Tindakan Nyata
Aksi demo hari ini di kawal dengan dua ormas GMBI dan Grib jaya yang akan mengawal di sertakan anggota nya yg lebih besar sampai tuntutan masyarakat bisa tercapai yg kena dampak nya.
Meski pihak perusahaan telah memberikan penjelasan, warga tetap bersikeras agar PT Daehan Global Brebes segera memenuhi tuntutan mereka.
Aksi diakhiri dengan pernyataan sikap dari warga yang menegaskan akan terus memperjuangkan hak mereka hingga tuntutan ganti rugi atas dugaan pencemaran tersebut dikabulkan.
Para demonstran membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan aspirasinya. Mereka berjanji akan terus memantau langkah-langkah yang diambil oleh pihak perusahaan dan pemerintah setempat.
AR, Koordinator Demo menyampaikan” Jika tidak ada penyelesaian yang memuaskan, warga Cimohong mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar lagi dari hari ini,dalam waktu dekat.(Ria Lestari)
![]()






