Sengketa Tanah Pasar Teloyo Memanas” Ahli Waris Ngaku Masih Bayar PBB

redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Janji Tukar Guling Tak Pernah Terbukti, PN Klaten Turun Cek Lokasi

Klaten / Jejakkasusindonesianews.com – Polemik kepemilikan tanah Pasar Purwo Rahardjo di Desa Teloyo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, kian panas. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Klaten yang dipimpin Hakim Ananta, Jumat (22/8/2025), melakukan pengecekan batas lokasi sengketa sejak pukul 08.00 WIB.

Sengketa bernilai fantastis Rp50 miliar ini bermula dari gugatan perdata yang diajukan Sri Mulasih, ahli waris Slamet Siswosuharjo. Gugatan ditujukan kepada Pemerintah Desa Teloyo, Pemkab Klaten, BPKPAD Klaten, hingga BPN Klaten, dan tercatat dengan nomor registrasi 53/Pdt.G/2025/PN Kln.

Kuasa hukum penggugat, Asy’adi Rouf bersama Juned Wijayatmo, SH, MH, menuding pemerintah desa tidak transparan. Dalih tukar guling yang dulu sempat dijanjikan disebut tidak pernah terbukti hingga hari ini.

“Dulu pernah didalilkan bahwa tanah itu sudah diganti oleh Pemdes. Faktanya, tidak ada dokumen resmi yang bisa dibuktikan. Sampai sekarang ahli waris tetap bayar PBB atas nama Mbah Slamet,” tegas Asy’adi.

“Ia menyebut status lahan masih terdaftar di Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Slamet Siswosuharjo, sehingga secara hukum ahli waris merasa sah menuntut hak mereka.

Meski Pemdes Teloyo pernah menjanjikan tanah pengganti, janji tersebut bak “fatamorgana”—tak pernah terealisasi. Inilah yang membuat ahli waris memilih jalur hukum dengan menggugat seluruh pihak terkait.

Langkah PN Klaten meninjau langsung lokasi diharapkan bisa memperjelas batas tanah sengketa sekaligus menguji klaim kedua belah pihak sebelum agenda sidang selanjutnya digelar

Dikutiplaman Infojatengnews.com

[Sugiman &Tiem ]

 

 

Loading

Berita Terkait

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah
Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani
Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat
Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Petugas Verifikasi Kabupaten Blora Dituding Memberatkan UMKM, Kebijakan Pajak Dinilai Tak Sesuai Aturan Pusat
Batik, Lingkungan, dan Karakter: 157 Siswa Stella Matutina Siapkan Karya untuk Hari Batik Nasional!!
Buka Pelatihan Digital Marketing, Wawali Dorong UMKM Salatiga Naik Kelas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Sabtu, 1 November 2025 - 23:34

Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Sabtu, 1 November 2025 - 09:28

Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Oktober 2025 - 12:19

Petugas Verifikasi Kabupaten Blora Dituding Memberatkan UMKM, Kebijakan Pajak Dinilai Tak Sesuai Aturan Pusat

Senin, 22 September 2025 - 21:07

Batik, Lingkungan, dan Karakter: 157 Siswa Stella Matutina Siapkan Karya untuk Hari Batik Nasional!!

Rabu, 17 September 2025 - 18:25

Buka Pelatihan Digital Marketing, Wawali Dorong UMKM Salatiga Naik Kelas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!