Nekat Salip Truk dari Kiri di JLS Salatiga, Pengendara Vario Tewas Seketika

redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani

SALATIGA | Jejakkasusindonesianews.com – Aksi berbahaya di jalan raya kembali merenggut nyawa. Seorang pengendara sepeda motor perempuan dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah nekat mendahului truk dari sisi kiri di Jalan Lingkar Salatiga (JLS), tepatnya di Simpang Empat Randuacir, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kamis pagi (29/1/2026).

Kecelakaan lalu lintas berklasifikasi berat itu melibatkan sepeda motor Honda Vario 110 AD-4147-AGD dengan sebuah truk Hino G-8719-AM yang melaju searah dari Blotongan menuju Cebongan.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M. mengungkapkan, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, korban berinisial N.C.H., warga Juwangi, Boyolali, mencoba mendahului truk dari lajur kiri, sebuah manuver yang melanggar etika keselamatan berlalu lintas.

“Diduga ruang tidak mencukupi. Sepeda motor kehilangan keseimbangan, terpeleset ke bahu jalan, pengendara terjatuh dan membentur bagian truk,” tegas AKP Henry.

Benturan keras tersebut mengakibatkan korban mengalami luka berat di kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, pengemudi truk Hino berinisial T.M., warga Sedangdang, Bawen, Kabupaten Semarang, dilaporkan tidak mengalami luka.
Kerugian materiil akibat kecelakaan maut ini ditaksir mencapai Rp1 juta.

Petugas Satlantas Polres Salatiga bergerak cepat dengan melakukan pengamanan TKP, pemasangan tanda lokasi kejadian, evakuasi korban, pemeriksaan CCTV di sekitar simpang, serta pengumpulan keterangan saksi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Salatiga.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman penyelidikan untuk memastikan rangkaian penyebab kecelakaan secara utuh.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar tidak mendahului dari sisi kiri dan selalu mengutamakan keselamatan. Jalan raya bukan tempat uji nyali,” pungkas AKP Henry.

Berita Terkait

Nahas di Atas Pohon! Warga Ngawi Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Cari Pakan Ternak di Sragen
TNI-Polri Solid! Bupati Semarang Pastikan Lebaran Aman dan Wisata Tetap Kondusif
Tragedi Petasan Renggut Nyawa Bocah 12 Tahun di Demak, Kapolres Turun Tangan: Razia Diperketat Jelang Takbiran
Ngeri di Puncak Arus Mudik! Mobil Terbakar di Tol KM 459B, Aksi Cepat Polisi Cegah Kekacauan
Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:58

Nahas di Atas Pohon! Warga Ngawi Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Cari Pakan Ternak di Sragen

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:40

TNI-Polri Solid! Bupati Semarang Pastikan Lebaran Aman dan Wisata Tetap Kondusif

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:32

Tragedi Petasan Renggut Nyawa Bocah 12 Tahun di Demak, Kapolres Turun Tangan: Razia Diperketat Jelang Takbiran

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:35

Ngeri di Puncak Arus Mudik! Mobil Terbakar di Tol KM 459B, Aksi Cepat Polisi Cegah Kekacauan

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:38

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:48

Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Berita Terbaru

error: Content is protected !!