Miskawi Terpilih Kembali jadi Nahkoda FPK Banyuwangi

redaksi

Rabu, 19 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi-Jejakkasusindonesia.com

Musyawarah cabang FPK sekaligus pemilihan pengurus masa bakti 2024-2028 dilaksanakan di Stikom dan dihadiri oleh perwakilan suku dan etnis di Banyuwangi yaitu Suku Jawa, Osing, Madura, Mandar, Bugis, Melayu, Bali Makasar, Minang, NTT, Arab, Sunda, Tionghoa, Batak,dan Papua.(19/24).

Acara di buka langsung oleh Kepala badan kesatuan Bangsa dan politik Kabupaten Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, M.S,i. Beliau memberikan apresiasi bahwa Banyuwangi sangat luar biasa keberagamannya dan berharap keberagaman ini terus terjaga persatuannya. Sangat layak predikat sebagai kota welas asih dan kota harmonis untuk kabupaten Banyuwangi.

Miskawi dalam sambutannya menyampaikan jika Forum Pembauran Kebangsaan disingkat FPK adalah bentukan Plat Merah atau pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 tahun 2006. Ini tentunya kita bersama pemerintah ikut berperan menjaga NKRI

Miskawi tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada demisioner FPK yang telah berjuang bersama-sama hingga mewujudkan desa kebangsaan, festival kebangsaan dan kegiatan lainnya. Selain itu dihadapan semua tokoh suku dan etnis. Ia mengajak agar NKRI tetap utuh dan kuat. Indonesia kaya keberagaman mulai suku, etnis maupun agama.

Keberagaman bukan dilihat sebagai ancaman ataupun kelemahan namun berpotensi sebagai kekuatan dan tantangan untuk Indonesia lebih maju. Kita masih ingat betul bagaimana Ir. Soekarno menyampaikan tentang dasar negara indonesia merdeka salah satunya adalah “kebangsaan indonesia” yang dikenal dengan Persatuan Indonesia,”Ungkapnya.

Miskawi memaparkan materi, mengenai tugas pokok FPK, yang meliputi penjaringan aspirasi masyarakat di bidang pembauran Kebangsaan, menyelenggarakan forum dialog, sosialisasi kebijakan, dan merumuskan kebijakan kepada kepala daerah terkait pembauran kebangsaan.

Mengenai MUSCAB FPK dan sekaligus pemilihan Ketua FPK, miskawi memberikan saran dalam pemilihan ini benar-benar melaksanakan musyawarah dari bawah dan didalam semua pengurus harus ada keterwakilan suku dan etnis, tidak ada mayoritas dan minoritas semuanya punya hak yang sama untuk berkonstribusi untuk Indonesia tercinta dan Banyuwangi khususnya.

Miskawi mengungkapkan “Saya benar-benar bersepakat apa yang telah disampaikan oleh Bupati Banyuwangi dalam setiap momentum di kegiatan festival kebangsaan yaitu kita membangun Banyuwangi membutuhkan supertime yang kuat bukan seperti superman. Kita semua harus hadir untuk membangun Banyuwangi agar terus menjadi kota harmonis, kota welas asih. Begitu juga dalam pilkada 2024 kita juga ikut terlibat dalam menciptakan pilkada 2024 yang luber dan jurdil”, Ungkap ketua Demisioner.

Dalam pemilihan ketua umum FPK Banyuwangi, Miskawi ditunjuk kembali karena dinilai berhasil dan sukses membawa FPK. Banyuwangi sebagai kota welas asih, kota harmonis, kota empati juga tidak lepas dari peran FPK yang dipimpinnya hingga membrending Banyuwangi memiliki desa kebangsaan, banyak kabupaten/kota juga belajar di Banyuwangi dan kegiatan juga masuk Banyuwangi festival yang dikenal dengan Festival kebangsaan. Wakil ketua terpilih dari Suku Mandar adalah Puang Faisal. Dalam waktu dekat susunan pengurus diserahkan kepada Bakesbangpol untuk ditetapkan SK kepada Bupati Banyuwangi(Red)

Loading

Berita Terkait

Dalih Terhipnotis, Menantu Diduga Gelapkan Rp60 Juta Uang Mertua
Ziarah Sunyi PWI Jateng Jelang HPN 2026: Pak Haryono KO Ditinggalkan, Integritas Ditinggikan
Diduga Digelapkan, Dana Ganti Rugi Pemindahan Makam Tionghoa di Mempawah Dipersoalkan Ahli Waris
Razia Terpadu Berbuah Tegas: 80 Knalpot Brong Dimusnahkan di Boyan Tanjung, Polisi Perang Melawan Balap Liar
PANAS MEMBARA! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng
Aksi Kemanusiaan di Tol Japek, Kakorlantas Polri Anugerahi Penghargaan Sopir Truk Wingbox
Gibran Bicara Masa Depan Bangsa di UKSW, Mahasiswa Dituntut Lebih Kritis
Di Hadapan Mahasiswa UKSW, Gibran Tekankan Pembangunan Papua Harus Transparan dan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:55

Dalih Terhipnotis, Menantu Diduga Gelapkan Rp60 Juta Uang Mertua

Senin, 2 Februari 2026 - 14:55

Ziarah Sunyi PWI Jateng Jelang HPN 2026: Pak Haryono KO Ditinggalkan, Integritas Ditinggikan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:53

Diduga Digelapkan, Dana Ganti Rugi Pemindahan Makam Tionghoa di Mempawah Dipersoalkan Ahli Waris

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:18

Razia Terpadu Berbuah Tegas: 80 Knalpot Brong Dimusnahkan di Boyan Tanjung, Polisi Perang Melawan Balap Liar

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:24

PANAS MEMBARA! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:23

Aksi Kemanusiaan di Tol Japek, Kakorlantas Polri Anugerahi Penghargaan Sopir Truk Wingbox

Senin, 26 Januari 2026 - 18:44

Gibran Bicara Masa Depan Bangsa di UKSW, Mahasiswa Dituntut Lebih Kritis

Senin, 26 Januari 2026 - 18:20

Di Hadapan Mahasiswa UKSW, Gibran Tekankan Pembangunan Papua Harus Transparan dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!