Masyarakat Dukung Penuh Pembangunan Bendungan Tefmo Manikin sebagai Penopang Ketahanan Pangan di Kupang

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTT -Jejakkasusindonesianews. com, Pembangunan Bendungan Tefmo Manikin di Kabupaten Kupang mendapat dukungan luas dari masyarakat desa terdampak, termasuk Desa Kuaklalo dan Desa Bokong. Warga menyatakan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran proyek infrastruktur strategis ini, Kamis (19/6/2025).

 

Bendungan Tefmo Manikin merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun sejak 2019 untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian di wilayah sekitar. Hingga kini, progres fisik proyek telah mencapai 64,80 persen.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat meninjau lokasi (7/5/2025) menegaskan bahwa bendungan ini merupakan kunci ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi kawasan. “Akses irigasi yang memadai adalah syarat utama keberhasilan pertanian, terutama di wilayah rawan kekeringan,” ujar Wapres.

 

Dalam penanganan dampak sosial atas lahan seluas 402,66 hektare—termasuk kawasan hutan lindung Sisimeni Sanam—tim terpadu yang dibentuk melalui SK Gubernur NTT telah melakukan pendataan dan verifikasi tanaman serta aset lain di lahan terdampak. Hasil validasi diumumkan sejak Maret 2025 dan saat ini proses penilaian ganti rugi oleh tim independen tengah berlangsung.

 

Sikap konstruktif masyarakat turut memperlancar proses. “Kami mengajak seluruh warga menjaga ketertiban selama proses ganti rugi. Pembangunan ini untuk kepentingan bersama,” ujar Isak Hunneno dari Desa Kuaklalo (17/6/2025).

 

Tokoh masyarakat Desa Bokong, Yosafat Lalus (18/6/2025), juga menyampaikan harapan agar pemberian santunan berjalan lancar serta mengajak warga terus mendukung pembangunan bendungan sebagai penunjang pertanian dan peternakan jangka panjang.

 

Bendungan Tefmo Manikin merupakan satu dari tujuh bendungan strategis nasional di NTT dan diharapkan menjadi fondasi peningkatan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan timur Indonesia.

(Khanza Haryati)

 

 

Loading

Berita Terkait

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!
IWO Indonesia Desak KPK Segera Tersangkakan Pihak yang Terlibat Suap Bupati Bekasi
Negara Hadir untuk Rakyat: Pangdam Diponegoro Hadiri Launching 200 Jembatan Perintis Garuda di Grobogan
Diduga Cemarkan Nama Baik Kades, Warga Galinggang Siapkan Laporan Polisi terhadap Akun Facebook “Madanyulia Jurnal Katingan!
600 Warga Desa Galinggang Surati Bupati Katingan, Desak Oknum Kades Tampelas Dipanggil dan Diberi Sanksi
Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Diduga Membiarkan Tambang Ilegal, Kantor DLH Jabar Dikepung Aktivis Anak Bangsa
Tag :

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 13:20

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:16

Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:14

IWO Indonesia Desak KPK Segera Tersangkakan Pihak yang Terlibat Suap Bupati Bekasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:06

Negara Hadir untuk Rakyat: Pangdam Diponegoro Hadiri Launching 200 Jembatan Perintis Garuda di Grobogan

Jumat, 6 Maret 2026 - 01:11

Diduga Cemarkan Nama Baik Kades, Warga Galinggang Siapkan Laporan Polisi terhadap Akun Facebook “Madanyulia Jurnal Katingan!

Senin, 23 Februari 2026 - 21:57

600 Warga Desa Galinggang Surati Bupati Katingan, Desak Oknum Kades Tampelas Dipanggil dan Diberi Sanksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:51

Diduga Membiarkan Tambang Ilegal, Kantor DLH Jabar Dikepung Aktivis Anak Bangsa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!