KPK Buka Peran Yaqut, Gus Alex, hingga Bos Maktour dalam Skandal Kuota Haji 20 Ribu

redaksi

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Jejakkasusindonesianews.com Usai menerima kuota haji tambahan sebesar 20.000 jemaah dari Pemerintah Arab Saudi pada akhir 2023, proses distribusi kuota di internal Kementerian Agama berubah menjadi sorotan tajam para penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tambahan kuota yang semula dipandang sebagai “bonus diplomatik” dalam lawatan Presiden RI itu, kini berubah menjadi simpul perkara yang menyeret tiga nama penting: mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas; mantan stafsusnya Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex); dan pemilik biro perjalanan haji Maktour, Fuad Hasan Masyhur.

Ketiganya telah dicegah keluar negeri sebagai bagian dari upaya pendalaman. Menurut KPK, pencegahan dilakukan untuk memastikan semua pihak yang terkait tetap berada di dalam negeri saat penyidik memetakan alur komunikasi, keputusan, rekomendasi, serta dugaan keterlibatan mereka dalam proses teknis maupun non-teknis pengaturan kuota.

Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengonfirmasi bahwa penyidik kini menelaah ulang seluruh tahap penetapan kuota tambahan: mulai dari pembicaraan awal antara otoritas Saudi–Indonesia, penghitungan kebutuhan, hingga distribusi ke klaster jemaah reguler dan khusus.

KPK menduga terdapat celah yang membuka ruang intervensi dan transaksi. Terutama, lobi-lobi di luar struktur resmi, serta potensi keuntungan yang mengalir ke pihak tertentu.

“Pemeriksaan akan terus diperluas, seluruh keterkaitan akan digali,” tegas Asep.

Meski perkara ini masih jauh dari final, penyelidikan KPK menandai langkah awal membongkar simpul-simpul pengaruh dalam bisnis besar penyelenggaraan haji yang setiap tahun menyangkut jutaan warga.(Rahmawati)

Berita Terkait

Uang Miliaran MBG Wajib Berputar di Desa, SPPG Dilarang Ambil Bahan Pangan dari Luar!!
Bukan Sekadar Dipenjara! Warga Binaan Lapas Purwodadi Sukses Panen Tomat, Lele dan Telur Ayam!!
Pemuda Asal Brangsong Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Pelabuhan Kaliwungu ” Tim SAR Evakuasi Korban!!
Truk Ekspedisi Bermuatan Elektronik, Motor hingga Lemari Es Ludes Terbakar di Tol Salatiga–Boyolali, Kerugian Diperkirakan Fantastis
Kurir Narkoba Dibekuk di Cepiring” Polres Kendal Gagalkan Peredaran 50 Gram Sabu!!
Paru Masih Mengintai, Polsek Juwangi dan Puskesmas Turun Langsung Lacak Kontak Serumah Penderita
ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging, Polsek Nogosari Bergerak Cepat Cegah Ancaman di Tengah Permukiman
Cetak Barista dari Balik Jeruji, Lapas Purwodadi Bekali Warga Binaan Keterampilan Siap Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:50

Uang Miliaran MBG Wajib Berputar di Desa, SPPG Dilarang Ambil Bahan Pangan dari Luar!!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:02

Bukan Sekadar Dipenjara! Warga Binaan Lapas Purwodadi Sukses Panen Tomat, Lele dan Telur Ayam!!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:17

Pemuda Asal Brangsong Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Pelabuhan Kaliwungu ” Tim SAR Evakuasi Korban!!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:51

Truk Ekspedisi Bermuatan Elektronik, Motor hingga Lemari Es Ludes Terbakar di Tol Salatiga–Boyolali, Kerugian Diperkirakan Fantastis

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:56

Kurir Narkoba Dibekuk di Cepiring” Polres Kendal Gagalkan Peredaran 50 Gram Sabu!!

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:22

Paru Masih Mengintai, Polsek Juwangi dan Puskesmas Turun Langsung Lacak Kontak Serumah Penderita

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:11

ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging, Polsek Nogosari Bergerak Cepat Cegah Ancaman di Tengah Permukiman

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:02

Cetak Barista dari Balik Jeruji, Lapas Purwodadi Bekali Warga Binaan Keterampilan Siap Kerja

Berita Terbaru

error: Content is protected !!