Kemendagri Pantau Pansus Pemakzulan Bupati Pati” Tunggu Rekomendasi Pemprov Jateng

redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta |Jejakkasusindonesianews.com– Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memantau proses pembentukan Panitia Khusus (Pansus) pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, yang telah disepakati DPRD Pati. Kemendagri menegaskan, langkah selanjutnya menunggu rekomendasi resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kami memantau terus perkembangan pansus pemakzulan ini. Pemerintah provinsi selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat harus turun lebih dulu ke Kabupaten Pati untuk mendalami pembentukan pansus tersebut,” ujar Kapuspen Kemendagri, Benni Irwan, Rabu (13/8/2025).

Benni menjelaskan, usulan pemakzulan kepala daerah memiliki prosedur panjang. Setelah DPRD mengajukan, berkas akan dikirim ke Pemprov Jateng, kemudian dilaporkan ke Kemendagri. “Apakah Bupati Pati melanggar larangan yang tidak boleh dilakukan kepala daerah, itu yang harus didalami. Kami menunggu rekomendasi Pemprov,” tegasnya.

Sebelumnya, Kemendagri telah menurunkan tim pada 7 Agustus 2025 terkait kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen. Hasil pertemuan, Bupati Pati sepakat mencabut dan mengkaji ulang kebijakan tersebut.

“Intinya, kenaikan PBB 250 persen itu sudah dicabut. Di perda dan perbup sebenarnya tidak flat 250 persen, tapi ada pembagian sesuai kenaikan NJOP,” jelas Benni.

DPRD Pati sebelumnya sepakat membentuk pansus pemakzulan dengan sejumlah fraksi menyebut kenaikan PBB sebagai salah satu pemicu.

[Rahma]

 

 

Loading

Berita Terkait

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!
IWO Indonesia Desak KPK Segera Tersangkakan Pihak yang Terlibat Suap Bupati Bekasi
Negara Hadir untuk Rakyat: Pangdam Diponegoro Hadiri Launching 200 Jembatan Perintis Garuda di Grobogan
Diduga Cemarkan Nama Baik Kades, Warga Galinggang Siapkan Laporan Polisi terhadap Akun Facebook “Madanyulia Jurnal Katingan!
600 Warga Desa Galinggang Surati Bupati Katingan, Desak Oknum Kades Tampelas Dipanggil dan Diberi Sanksi
Diduga Membiarkan Tambang Ilegal, Kantor DLH Jabar Dikepung Aktivis Anak Bangsa
Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 13:20

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:16

Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:14

IWO Indonesia Desak KPK Segera Tersangkakan Pihak yang Terlibat Suap Bupati Bekasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:06

Negara Hadir untuk Rakyat: Pangdam Diponegoro Hadiri Launching 200 Jembatan Perintis Garuda di Grobogan

Jumat, 6 Maret 2026 - 01:11

Diduga Cemarkan Nama Baik Kades, Warga Galinggang Siapkan Laporan Polisi terhadap Akun Facebook “Madanyulia Jurnal Katingan!

Senin, 23 Februari 2026 - 21:57

600 Warga Desa Galinggang Surati Bupati Katingan, Desak Oknum Kades Tampelas Dipanggil dan Diberi Sanksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:51

Diduga Membiarkan Tambang Ilegal, Kantor DLH Jabar Dikepung Aktivis Anak Bangsa

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Berita Terbaru

error: Content is protected !!