Hendak ke Masjid, Warga Wringinputih Temukan Bayi Laki-laki di Pinggir Kebun

redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan:Kang Adi

Kab. Semarang | Jejakkasusindonesianews.com – Suasana tenang jelang salat Subuh di Dusun Krajan, Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mendadak gempar. Seorang warga bernama Sofiyatun (61) menemukan bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan dalam kondisi masih hidup di area kebun, Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.

Penemuan bermula saat Sofiyatun hendak berangkat ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh. Saat melintas di jalan setapak kebun, ia melihat sebuah tas bergerak-gerak, namun semula mengira itu hanyalah seekor kucing.

“Setelah kembali dari masjid dan mendengar tangisan, saya dekati tas itu. Ternyata isinya bayi laki-laki, terbungkus kain, masih hidup,” ungkap Sofiyatun sebagaimana disampaikan Kapolsek Bergas AKP Harjono, SH., di lokasi kejadian.

Sofiyatun kemudian memanggil saudaranya, Suryadi (54), untuk membantu membawa bayi tersebut ke rumah dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Bergas sekitar pukul 05.45 WIB.

Mendapat laporan, petugas Polsek Bergas langsung menuju lokasi penemuan. Polisi bersama bidan desa segera memeriksa kondisi bayi, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi bayi ke Puskesmas Bergas guna mendapatkan perawatan medis.

“Bayi laki-laki tersebut dalam kondisi sehat. Panjang tubuhnya 47 cm dengan berat 2,5 kg, tali pusar sudah terpotong, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas AKP Harjono.

Ia menambahkan, Unit Inafis, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Semarang, serta Dinas Sosial Kabupaten Semarang telah dilibatkan dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pihak yang tega meninggalkan bayi tersebut.

Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepedulian warga yang cepat melapor kepada aparat.

“Kami berterima kasih atas respon masyarakat yang tanggap. Saat ini fokus utama kami memastikan kondisi bayi tetap sehat dan aman. Penyelidikan sedang kami lakukan untuk mengungkap siapa yang meninggalkan bayi tersebut,” tegasnya.

AKBP Ratna juga memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar bayi tersebut mendapat perlindungan dan penanganan yang layak.(..)

 

 

Berita Terkait

Anggota Satpol PP Gugur Saat Evakuasi ODGJ di Kebumen, Tugas Kemanusiaan Berujung Duka
PUTING BELIUNG MENGAMUK! Tiga Kecamatan Porak-Poranda, Jalur Salatiga–Dadap Ayam Lumpuh Total
Joging Pagi Berujung Horor, Dua Wanita Warga Pabelan Temukan Jenazah Mengapung di Embung
Ditinggal Bakar Sampah, Gudang Rosok di Bergas Ludes Terbakar
Lansia Stroke Terjebak Api di Wedung! Kasur dan Alat Pemanas Listrik Terbakar, Korban Alami Luka Bakar Serius
Detik-Detik Maut di JLS Salatiga: Dua Mio Bertabrakan, Kepala Korban Terluka
Petak Umpet yang Merenggut Nyawa: Bocah 8 Tahun di Demak Tewas Tersengat Listrik
Curas di Karanggede Boyolali Tewaskan Satu Orang, Pelaku Masih Diburu Polisi!!

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:39

PUTING BELIUNG MENGAMUK! Tiga Kecamatan Porak-Poranda, Jalur Salatiga–Dadap Ayam Lumpuh Total

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:33

Joging Pagi Berujung Horor, Dua Wanita Warga Pabelan Temukan Jenazah Mengapung di Embung

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:26

Ditinggal Bakar Sampah, Gudang Rosok di Bergas Ludes Terbakar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:48

Lansia Stroke Terjebak Api di Wedung! Kasur dan Alat Pemanas Listrik Terbakar, Korban Alami Luka Bakar Serius

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:13

Detik-Detik Maut di JLS Salatiga: Dua Mio Bertabrakan, Kepala Korban Terluka

Sabtu, 31 Januari 2026 - 06:45

Petak Umpet yang Merenggut Nyawa: Bocah 8 Tahun di Demak Tewas Tersengat Listrik

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:03

Curas di Karanggede Boyolali Tewaskan Satu Orang, Pelaku Masih Diburu Polisi!!

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14

Nyawa Anak Melayang! Perampokan Berdarah Guncang Boyolali

Berita Terbaru

error: Content is protected !!