Redaksi: M.Supadi
Demak |Jejakkasusindonesianews.com — Polres Demak menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta arah Program Anggaran Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat meski Kapolres Demak AKBP Ari berhalangan hadir karena mengikuti Rakor di Polda Jawa Tengah.
Dalam forum tersebut, Kapolres diwakili oleh Wakapolres Demak Kompol Hendri S, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Demak serta dukungan dari unsur Bhayangkari.
Rakor ini menitikberatkan pada evaluasi pelaksanaan anggaran berjalan dan penyusunan rencana kebutuhan prioritas pada tahun 2026, yang mencakup penguatan operasional, peningkatan sarana dan prasarana, serta optimalisasi pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Wakapolres Kompol Hendri S menegaskan bahwa setiap proses penyusunan program dan anggaran harus berorientasi pada transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas. Ia menambahkan bahwa Polres Demak berkomitmen memastikan seluruh penggunaan anggaran memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran DPD LAI BPAN Jawa Tengah dan DPC LAI BPAN Kabupaten Demak.
Ketua DPD LAI BPAN Jawa Tengah, KRT Yoyok Sakiran, menyampaikan apresiasi atas terbukanya ruang bagi elemen masyarakat dalam proses perencanaan anggaran Polri. Ia menilai bahwa partisipasi publik merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
Sementara itu, Ketua DPC LAI BPAN Demak, Muhamad Junedi, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal keterbukaan penyusunan anggaran tahun 2026 secara konstruktif. Ia menyampaikan bahwa pengawasan sosial sejak tahap perencanaan sangat penting guna memastikan anggaran tepat sasaran dan sesuai peraturan.
Rakor berlangsung efektif dan menghasilkan sejumlah catatan strategis sebagai dasar penyusunan Program Anggaran 2026, yang diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik serta kinerja kepolisian di Kabupaten Demak.(..)






