Laporan |Yogie PS
DEMAK | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM Kepolisian Resor (Polres) Demak meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan pada hari terakhir libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Ratusan personel diterjunkan untuk mengamankan objek wisata, obyek vital, serta mengurai kepadatan arus lalu lintas, khususnya di jalur Pantura dan pintu keluar tol di wilayah Kabupaten Demak, Minggu (4/1/2026).
Langkah tersebut diambil menyusul tingginya mobilitas masyarakat pada penghujung masa libur panjang. Polres Demak berupaya memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan menempatkan personel di titik-titik strategis yang berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.

“Kami menyiagakan ratusan personel di berbagai titik untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang masih memanfaatkan sisa libur Nataru, baik untuk berwisata maupun perjalanan arus balik,” ujar AKBP Ari Cahya.
Fokus Pengamanan Objek Wisata Religi dan Rekreasi Air
Pengamanan difokuskan pada sejumlah destinasi wisata unggulan di Kabupaten Demak yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung. Di antaranya kawasan wisata religi dan wisata keluarga yang menjadi tujuan utama masyarakat.
“Objek wisata menjadi prioritas pengamanan, terutama kawasan bersejarah dan wahana permainan air yang ramai dikunjungi warga,” jelas Kapolres.
Adapun lokasi wisata yang menjadi atensi pengamanan meliputi Kompleks Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga, Makam Mbah Mudzakir, Pantai Istambul, serta sejumlah kolam renang dan waterboom yang tersebar di berbagai kecamatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menekankan pentingnya pengawasan ekstra dari orang tua, khususnya di lokasi wisata air.
“Kami mengimbau para orang tua agar tidak lengah dan selalu mengawasi anak-anaknya.
Keselamatan pengunjung, terutama anak-anak, harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Obyek Vital Tak Luput dari Pengamanan
Selain objek wisata, Polres Demak juga menempatkan personel di sejumlah obyek vital, seperti perbankan, pusat perbelanjaan, swalayan, dan pasar tradisional. Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminal seiring meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kehadiran anggota di obyek vital diharapkan mampu mencegah gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ungkap AKBP Ari Cahya.
Antisipasi Arus Balik dan Rob di Jalur Pantura
Menghadapi arus balik libur Nataru, Polres Demak memperketat pengamanan dan pengaturan lalu lintas di jalur utama, khususnya Exit Tol Kadilangu, Exit Tol Sayung, serta kawasan Pantura Sayung yang kerap mengalami kepadatan dan genangan akibat banjir rob.
“Kami siagakan personel di jalur utama dan pintu keluar tol untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, sekaligus mengurai kemacetan agar lalu lintas tetap lancar,” jelasnya.
Petugas di lapangan juga disiagakan untuk memberikan bantuan kepada pengguna jalan serta melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional apabila terjadi kepadatan atau gangguan akibat kondisi cuaca.
Pengamanan Ibadah dan Imbauan Keselamatan
Selain pengamanan wisata dan lalu lintas, Polres Demak turut mengamankan pelaksanaan ibadah hari Minggu guna memastikan umat dapat menjalankan kegiatan keagamaannya dengan aman dan khidmat.
Menutup keterangannya, Kapolres Demak mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama beraktivitas dan perjalanan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan. Keselamatan adalah yang utama,” pungkas AKBP Ari Cahya.
Dengan pengamanan maksimal di akhir libur Nataru ini, Polres Demak berharap situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Demak tetap aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh rangkaian libur panjang berakhir.(..)






