Laporan | M.Supadi
KABUPATEN SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM — Duka mendalam masih menyelimuti warga Dusun Bendosari, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, usai satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Temanggung.
Keempat korban ditemukan tidak bernyawa di Glamping Safari Nomor 3 kawasan wisata Posong,
Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Rabu (27/5/2026). Dugaan sementara, korban meninggal akibat keracunan, namun penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
Suasana rumah duka dipenuhi pelayat dan kerabat yang datang silih berganti memberikan doa. Tangis keluarga pecah saat jenazah tiba untuk dimakamkan.
Para tetangga mengaku sangat terpukul atas kepergian satu keluarga tersebut. Menurut warga sekitar, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik, ramah, dan mudah bergaul dengan lingkungan sekitar.
“Almarhum orangnya baik, ramah sama tetangga, sering menyapa kalau ketemu. Kami benar-benar tidak menyangka kabar duka ini datang secepat itu,” ujar salah seorang tetangga korban dengan nada sedih.
Warga juga menyebut keluarga tersebut dikenal harmonis dan jarang memiliki persoalan dengan lingkungan sekitar. Kepergian empat anggota keluarga sekaligus membuat suasana kampung dipenuhi rasa kehilangan mendalam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga tersebut datang ke kawasan wisata Posong pada Selasa malam untuk berlibur dan menginap di area glamping. Namun hingga waktu check out, para korban tidak memberikan respons saat dipanggil petugas.
Petugas kemudian membuka tenda dan mendapati seluruh korban telah meninggal dunia di dalam glamping. Polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dugaan sementara mengarah pada keracunan makanan atau paparan gas saat aktivitas barbeque di area glamping. Sejumlah sampel makanan dan barang dari lokasi kejadian telah diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa tragis ini menjadi perhatian masyarakat luas karena terjadi saat korban tengah menikmati liburan keluarga di kawasan wisata pegunungan yang dikenal berhawa dingin.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban.







