Laporan | Witriyani
BOYOLALI |JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM Sebanyak 31 buruh dari Dewan Pimpinan Daerah Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (DPD FKSPN) Kabupaten Boyolali akan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.
Keberangkatan yang dijadwalkan pada Kamis, 30 April 2026 pukul 19.00 WIB ini mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Jajaran Polres Boyolali langsung melakukan koordinasi serta langkah antisipatif guna memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan.
Pada Selasa (28/4/2026) pukul 09.00 WIB, Unit Intelkam Polsek Teras telah berkoordinasi dengan perwakilan serikat pekerja di PT Hanil Indonesia, Desa Nepen, Kecamatan Teras. Koordinasi dilakukan bersama perwakilan PUK KSPN, Wahyu, serta koordinator rombongan, Dwi Raharjo.
Adapun rincian peserta yang akan berangkat yakni:
PT Prima Sejati Sejahtera (Mojosongo): 15 orang
PT Hanil Indonesia (Teras): 10 orang
PT Safaritek (Banyudono): 6 orang
Rombongan akan berangkat dari titik kumpul di PT Hanil Indonesia menggunakan satu unit bus melalui jalur tol menuju Jakarta.
Agenda Tahunan Nasional
Keikutsertaan buruh Boyolali ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan FKSPN, sebagai tindak lanjut instruksi pengurus tingkat provinsi dan pusat untuk menghadiri peringatan May Day di tingkat nasional.
Sementara itu, sebagian buruh lainnya tetap mengikuti kegiatan peringatan May Day di tingkat daerah yang akan digelar di Alun-alun Kidul Kompleks Pemkab Boyolali.
Polisi Antisipasi Potensi Kerawanan
Meski merupakan agenda rutin, aparat tetap mengantisipasi sejumlah potensi kerawanan, di antaranya:
Risiko selama perjalanan pergi dan pulang
Kepadatan massa dan dinamika situasi di lokasi kegiatan di Jakarta
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menegaskan pihaknya telah melakukan langkah antisipatif melalui koordinasi intensif dengan pihak serikat pekerja.
“Pengamanan dan monitoring akan dilakukan sejak keberangkatan hingga kepulangan peserta, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” tegasnya.
Polres Boyolali juga membuka kemungkinan pengamanan melekat terhadap rombongan sebagai bentuk perlindungan serta upaya menjaga stabilitas keamanan.
Dengan langkah tersebut, diharapkan partisipasi buruh Boyolali dalam peringatan May Day 2026 dapat berlangsung tertib, aman, dan tetap menjaga kondusivitas daerah.







