Laporan |Witriyani
BOYOLALI | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Polres Boyolali menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) empat Kapolsek, yakni Kapolsek Sawit, Cepogo, Simo, dan Musuk, pada Selasa (28/4/2026) pagi. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Boyolali mulai pukul 07.45 WIB hingga 08.45 WIB dalam suasana khidmat dan tertib.
Upacara dipimpin langsung Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, serta dihadiri pejabat utama, para Kapolsek jajaran, personel Polres Boyolali, dan Bhayangkari Cabang Boyolali.
Prosesi sertijab diawali dengan persiapan pasukan, penghormatan kepada inspektur upacara, pembacaan keputusan Kapolda Jawa Tengah, hingga pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara. Kegiatan ditutup dengan amanat Kapolres serta pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru.
Rotasi jabatan yang dilaksanakan meliputi:
AKP Danang Wibakso: dari Kapolsek Musuk menjadi Kasubbagdalops Bag Ops Polres Boyolali
IPTU Riyan Aditya Nugraha: dari KA SPKT menjadi Kapolsek Musuk
AKP Sutimin: dari Kapolsek Simo menjadi Kasubbagrenprogar Bag Ren
AKP Agung Setiawan: dari Kapolsek Cepogo menjadi Kapolsek Simo
AKP Surjadi: dari Kapolsek Sawit menjadi Kapolsek Cepogo
IPTU Aris Hartanto: dari Wakapolsek Cepogo menjadi Kapolsek Sawit
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi di tubuh Polri.
“Mutasi jabatan adalah proses untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan sekaligus memperlancar kaderisasi,” tegas AKBP Indra Maulana Saputra.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi yang telah diberikan, serta meminta pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan wilayah tugas masing-masing.
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran, khususnya dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah yang memiliki aktivitas industri.
“Lakukan deteksi dini dan penggalangan. Segera laporkan setiap potensi kerawanan agar bisa diantisipasi sejak awal,” ujarnya.
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan adanya dinamika sosial seperti kenaikan harga BBM dan gas yang berpotensi memicu keresahan masyarakat.
“Perkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat. Jangan sampai situasi dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mengganggu keamanan,” tambahnya.
Menjelang Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2026, seluruh personel diingatkan untuk menjaga disiplin serta menghindari pelanggaran kode etik.
Kapolres juga menginstruksikan pelaksanaan rutin program “Indonesia Asri” berupa kerja bakti lingkungan setiap hari Jumat usai olahraga pagi, sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan sekaligus memperkuat soliditas internal.
Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi Polres Boyolali dalam meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.







