Polisi Evakuasi Korban Kericuhan Orkes di Demak, Pelaku Lempar Batu Diburu

redaksi

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Mulyono
Demak|Jejakkasusindonesianews.com  – Kericuhan mewarnai kegiatan hiburan masyarakat berupa orkes musik Romansa di Lapangan Desa Wilalung, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Senin (23/3/2026). Insiden tersebut menyebabkan dua warga mengalami luka akibat lemparan batu.

Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Demak, Iptu Said Nu’man Murod, mengungkapkan bahwa kericuhan bermula saat acara yang menghadirkan orkes musik Romansa dari Jepara berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

“Kericuhan dipicu kedatangan sekelompok pemuda yang diperkirakan berjumlah sekitar 100 orang dari arah Kudus dan Pati ke lokasi acara,” ujar Nu’man, Rabu (25/3).

Setibanya di lokasi, kelompok tersebut diduga memprovokasi pemuda setempat hingga terjadi bentrokan. Aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Linmas yang berjaga langsung bergerak cepat melakukan pengendalian situasi.

Petugas berhasil memukul mundur massa hingga ke arah Jembatan Kapiro sejauh kurang lebih 200 meter. Jembatan tersebut merupakan akses penghubung wilayah Kudus dan Pati menuju Demak melalui Desa Wilalung.

Namun saat proses pembubaran, sekelompok pemuda justru melempari batu ke arah petugas. Sejumlah warga yang melintas di sekitar jembatan turut terdampak.

“Dua warga yang melintas terkena lemparan batu dan mengalami luka. Anggota langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Gajah 2 untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Kedua korban diketahui bernama Nadila Ardiatus Siva (18) dan Muhammad Nauval (8), warga Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Keduanya mengalami luka lecet di bagian kepala dan telah mendapatkan perawatan.

Nu’man menambahkan, panitia penyelenggara bertanggung jawab atas biaya pengobatan serta memberikan santunan kepada korban. Pihak keluarga korban juga telah menyatakan tidak menuntut atas kejadian tersebut.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pelemparan batu. Proses identifikasi dilakukan dengan mengumpulkan berbagai bukti, termasuk rekaman video yang beredar di lokasi kejadian.

“Petugas masih memburu pelaku dengan mendalami sejumlah video sebagai bahan penyelidikan,” tegasnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama kegiatan hiburan berlangsung, tidak mudah terprovokasi, serta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan cepat dari Kepolisian,” pungkasnya.

Berita Terkait

Siaga Total! Polres Demak Turunkan Ratusan Personel Amankan Wisata & Pusat Keramaian Saat Lebaran
Diguyur Hujan, Ade Papa Rihi Tetap Pimpin Langsung Urai Macet di Exit Tol Salatiga
Puncak Arus Balik Memuncak, Polres Semarang Terapkan One Way Lokal dari Salatiga ke Banyumanik
One Way Nasional Diberlakukan, Listyo Sigit Prabowo Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan Kapolri Flag Off One Way 
Polisi Jaga Tas Pemudik yang Tertinggal di Rest Area Pemalang, Rasa Aman Pun Kembali
Rest Area 456 B Diserbu Pemudik, Polres Semarang dan Dit Lantas Terapkan One Way Lokal Demi Urai Macet
Arus Balik Meledak! Polres Semarang Putar Otak, Lalin Direkayasa dan Rest Area Dibatasi
Ketika Nyawa Dipertaruhkan, 110 Jadi Penyelamat: Polisi Kawal Pasien Hingga Selamat

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:01

Polisi Evakuasi Korban Kericuhan Orkes di Demak, Pelaku Lempar Batu Diburu

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:23

Siaga Total! Polres Demak Turunkan Ratusan Personel Amankan Wisata & Pusat Keramaian Saat Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:54

Diguyur Hujan, Ade Papa Rihi Tetap Pimpin Langsung Urai Macet di Exit Tol Salatiga

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:57

One Way Nasional Diberlakukan, Listyo Sigit Prabowo Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan Kapolri Flag Off One Way 

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:52

Polisi Jaga Tas Pemudik yang Tertinggal di Rest Area Pemalang, Rasa Aman Pun Kembali

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:58

Rest Area 456 B Diserbu Pemudik, Polres Semarang dan Dit Lantas Terapkan One Way Lokal Demi Urai Macet

Senin, 23 Maret 2026 - 20:41

Arus Balik Meledak! Polres Semarang Putar Otak, Lalin Direkayasa dan Rest Area Dibatasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:14

Ketika Nyawa Dipertaruhkan, 110 Jadi Penyelamat: Polisi Kawal Pasien Hingga Selamat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!