Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

redaksi

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap|Jejakkasusindonedianews.com – Lapangan Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, yang semestinya menjadi ruang publik dan pusat aktivitas olahraga pemuda, kini menghadapi ironi. Setiap hari pasaran, Rabu dan Minggu, area tersebut justru berubah fungsi menjadi terminal angkutan tidak resmi.

Kondisi ini menuai sorotan dari masyarakat. Pasalnya, lapangan yang dibangun dari anggaran negara serta swadaya warga itu kini mengalami kerusakan cukup signifikan. Permukaan tanah rusak dan berlumpur akibat keluar masuk kendaraan berbobot berat yang parkir tidak sesuai peruntukannya.

Fasilitas Publik Terabaikan
Lapangan desa sejatinya menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga dan aktivitas sosial. Namun alih fungsi menjadi area parkir dinilai mengabaikan kepentingan jangka panjang masyarakat, khususnya Karang Taruna sebagai pengguna utama fasilitas tersebut.

Sejumlah warga menilai, jika kondisi ini terus dibiarkan, kerusakan akan semakin parah dan membutuhkan biaya besar untuk perbaikan. Selain itu, wajah desa dinilai menjadi kurang tertata akibat aktivitas parkir yang tidak terkelola dengan baik.

Kepentingan Ekonomi vs Kepentingan Publik
Hari pasaran memang menjadi penggerak ekonomi warga. Namun, sebagian masyarakat mempertanyakan kebijakan yang terkesan mengorbankan fasilitas publik demi solusi parkir yang bersifat sementara.

“Ekonomi penting, tapi jangan sampai merusak aset desa yang dibangun untuk kepentingan jangka panjang,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Usulan Solusi untuk Pemerintah Desa
Masyarakat berharap Pemerintah Desa Karangpucung segera mengambil langkah konkret agar persoalan ini tidak berlarut. Beberapa solusi yang diusulkan antara lain:
Penataan Ulang Area Parkir Pasar
Mencari atau menyewa lahan alternatif sebagai terminal sementara saat hari pasaran.
Perlindungan Fisik Lapangan
Memasang pagar pembatas atau patok permanen untuk mencegah kendaraan masuk ke area inti lapangan.

Transparansi Retribusi Parkir
Jika terdapat pungutan retribusi, masyarakat meminta agar pengelolaannya transparan dan dialokasikan untuk perawatan lapangan.
Pelibatan Karang Taruna
Memberikan peran aktif kepada pemuda dalam pengelolaan dan pengawasan lapangan agar tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.

Perlu Kebijakan Tegas
Persoalan ini bukan semata soal parkir, melainkan tentang tata kelola aset desa dan keberpihakan terhadap ruang publik. Tanpa regulasi yang jelas, dikhawatirkan kerusakan akan semakin meluas dan menimbulkan polemik berkepanjangan.

Lapangan Desa Karangpucung dibangun untuk pembinaan generasi muda dan ruang interaksi warga, bukan menjadi solusi instan parkir musiman. Pemerintah desa diharapkan segera mengambil langkah tegas agar keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kepentingan publik dapat berjalan beriringan.
[Buyung –  Jejakkasusindonesianews.com]

Berita Terkait

Polres Demak Panen Raya Jagung 4 Ton, Bukti Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
Investasi Rp22 Triliun Mengalir ke Kendal, Pekerja Jateng Diakui Setara Standar Global
Pedagang Semarang Resah Auto Debet Retribusi”  Kebijakan Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat Kecil
Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa
Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??
Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!
WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:27

Polres Demak Panen Raya Jagung 4 Ton, Bukti Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:42

Investasi Rp22 Triliun Mengalir ke Kendal, Pekerja Jateng Diakui Setara Standar Global

Selasa, 28 April 2026 - 19:40

Pedagang Semarang Resah Auto Debet Retribusi”  Kebijakan Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat Kecil

Sabtu, 25 April 2026 - 10:20

Ketua BEM UGM Soroti KDMP, Dinilai Berpotensi Jadi Alat Tekanan Politik Desa

Selasa, 14 April 2026 - 07:01

Celosia Disorot! Wahana Diduga Ilegal Tetap Beroperasi” Pengawasan Pemkab Semarang Dipertanyakan??

Selasa, 14 April 2026 - 06:28

Jelang Pengukuhan, Dekopinwil Jateng Gaspol Konsolidasi: Siap Guncang Gerakan Koperasi Lebih Modern dan Berdaya!

Kamis, 2 April 2026 - 12:20

WFH ASN Tiap Jumat di Semarang, Pemkot Bidik Penghematan BBM Tanpa Ganggu Layanan Publi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!